VISI.NEWS | BALEENDAH – Pada Sabtu (30/3/2024), DKM Mesjid Al Muttaqien di Komplek Bumi Baleendah Asri (BBA), bersama Yayasan At Tarahum Bandung, menggelar acara buka bersama anak yatim dan kaum dhuafa. Acara ini diselenggarakan dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, dihadiri oleh tokoh masyarakat, termasuk Ketua RW-11 Komplek BBA, Nurmawan, S.E., Ketua DKM Al Muttaqien Ustad Muslichudin bersama jajaran pengurusnya, serta pengurus dan perwakilan dari Yayasan At Tarahum Ustad Sofiana Hudri, S.Pd.I.
Dalam tausiahnya, Ustad Uce Agus, S.Kom.I., menegaskan pentingnya bulan Ramadan sebagai “raja” di antara bulan-bulan, mengutip Al Baqarah ayat 183 “Yâ ayyuhalladzîna âmanû kutiba ‘alaikumush-shiyâmu kamâ kutiba ‘alalladzîna ming qablikum la‘allakum tattaqûn”
“Ayat tersebut menyatakan ‘Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa’,” katanya.



Dari ayat tersebut, kata Ustad Uce Agus, jelas menyatakan bahwa puasa membawa kepada ketaqwaan. Maka dia menekankan bahwa mengumpulkan anak yatim dan kaum dhuafa adalah ibadah yang luar biasa, dan bahwa orang-orang yang membagi harta dengan mereka adalah orang-orang yang beriman.
Ustad Uce Agus juga memberikan motivasi kepada para jamaah untuk menjaga istiqomah dalam beribadah dan berdoa agar diberi kekuatan untuk meningkatkan taqwa dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan bahwa Masjid Al Mutaqien merupakan tempat yang luar biasa karena kebaikan-kebaikan yang dilakukan oleh hamba-hamba Allah, sesuai dengan firman-Nya yang menyatakan bahwa kemuliaan seseorang di sisi Allah adalah dengan ketaqwaannya.
Dia juga menjelaskan bahwa tujuan puasa, zakat, dan ibadah haji adalah untuk mencapai taqwa, dan bahwa pelaksanaan perintah Allah harus diiringi dengan ketaqwaan. Ustad Uce Agus juga mengajak para jamaah dalam lingkup DKM untuk meneladani berbagai karakter yang terdapat dalam sejarah Islam, seperti kekayaan dan kemurahan hatinya Usman bin Affan, kesabaran dan sikap bijaksananya Abu Bakar Ash-Shiddiq, ketegasan Umar bin Khattab, dan kepintaran serta kecerdikan Ali bin Abi Thalib.
Dengan menyebut nama Masjid Al Muttaqien, yang artinya “orang yang bertaqwa”, Ustad Uce Agus mengajukan pertanyaan kepada jamaah tentang sejauh mana mereka telah mencapai tingkat taqwa tersebut. Sebagai tempat ibadah, ia berharap agar masjid ini menjadi tempat yang membangun ketaqwaan bagi seluruh jamaahnya, baik yang kaya maupun yang miskin, yang penting adalah taqwa.
@asa