VISI.NEWS – Melihat potensi alam yang memungkinkan, Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) Desa Nagrog, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, berniat mengembangkan Desa Wisata sehingga menjadi destinasi wisata sekaligus menjadi desa termaju di wilayah timur Kabupaten Bandung.
Hal itu dikatakan Ketua Bumdes Desa Nagrog, Turniawan Suhandi, SE, kepada VISI.NEWS, Sabtu (4/7).
“Insyaallah Desa Wisata Nagrog akan diresmikan oleh Bupati Bandung Agustus 2020 dengan nama Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) yang digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung dan berbarengan dengan Desa Wisata andalan Bumdes yang diberi nama ‘Sehati’, ” ujar Turniawan.

Di Desa Nagrog, kata Turniawan Bumdes-nya diberi nama “Sumber Sejahtera”. Dalam pengembangannya senantiasa menekankan pembangunan berbasis lingkungan. Terlebih Desa Nagrog sendiri merupakan dataran berbukit dengan ketinggian 700 dpl dan luas wilayah 417.162 ha.
’
“Desa ini memiliki 5 dusun, 18 RW, 63 RT, dengan jumlah penduduk sebanyak 16.108 jiwa dan jumlah keluarga sebanyak 3.322,” jelas Turniawan Suhandi ketika ditemui di lokasi wisata.
Kawasan Taman Kehati dan Sehati nantinya terletak di Kampung Cibiru, Desa Nagrog, Kecamatan Cicalengka, tepatnya di Blok Pasirwedang dengan luas lahan sekira 10 hektare. Bahkan, untuk detail enginering design (DED) sudah selesai pada Desember 2017 lalu.
Dijelaskannya Bumdes yang dikembangkan Desa Nagrog kini memiliki aset Rp 3,4 miliar yang dikelola dengan swadaya masyarakat desa sehingga memberikan kontribusi signifikan bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Nagrog.
Pengelolaannya selain memanfaatkan potensi lokal desa, juga memberdayakan pelaku UMKM (Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro).
Menurutnya, Bumdes dibentuk pada 2011 melalui Perdes Nomor 3 tahun 2011. Bahkan, saat ini Bumdes menyediakan pelayanan Unit Simpan Pinjam Syariah (USPS) dengan sasaran pelaku usaha kecil milik warga dengan aset simpan pinjam 2,3 miliar.
’’Alhamdulillah sekarang Bumdes Desa Nagrog berkembang sangat pesat dan bisa membantu memberdayakan perekonomian masyarakat,” jelasnya.
Dirinya menyebutkan, pada laporan Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2018 jumlah anggota aktif pada Bumdesnya sebanyak 1.500 orang dengan dana yang digulirkan sebesar Rp 1.2.000.000.
Untuk pengelolaan keuangannya, lanjut dia manajemen dikelola secara profesional dengan dukungan dari pemerintah desa (pemdes) berupa sokongan penyertaan modal yang bersumber dari dana desa. @bud
Turniawan menambahkan, salah satu yang menjadi kebanggaan adalah Bumdes Sumber Sejahtera sering dikunjungi oleh desa lain untuk diadakan studi banding. Bahkan, belum lama ini pernah kedatangan pengurus Bumdes dari Desa Babusalam Kabupaten Aceh Tenggara,Kabupaten Lahat, dan Bengkulu.karena Desa nagrog Desa terbaik jadi juara 1 propinsi jawa barat tahun 2018 dan Bumdes nya juga jadi juara bersama tingkat Nasional bersama kabupaten Lombok dan Bali.
’’ Ini sebagai kebanggan bahwa Bumdes Sumber Sehjahtera namanya sudah dikenal dan dijadikan percontohan bagi desa lainnya,”pungkas Turniawan
’’ kami mohon doanya semoga Bumdes Sumber Sejahtera dan program untuk kesehjahteraan warga desa bisa terwujud dengan baik dan amanah,”pungkas Turniawan.@.bud