Buntut Degradasi ke Liga-2: Jika PSSI Tak Investigasi, Persipura Ancam Lapor ke FIFA

Editor Manajemen Persipura Jayapura minta PSSI lakukan investigasi penyebab tim Mutiara Hitam degradasi ke Liga-2./visi.news/suarapapua.com
Silahkan bagikan

VISI.NEWS/JAYAPURA-Persipura Jayapura mengancam akan melaporkan kejanggalan hasil pertandingan antara Persib vs Barito Putra, dan PSS Sleman kontra Persija ke Badan Sepakbola Dunia (FIFA), jika PSSI tidak melakukan investigasi yang mengakibatkan Persipura degradasi ke Liga-2.

Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano mendesak pihak PSSI untuk segera melakukan penyelidikan terhadap dua pertandingan antara Persib lawan Barito Putra dan Persija kontra PSS Sleman.

Dalam laga di pekan ke-34 tersebut ditengarai ada kejanggalan, dimana Persib bermain imbang 1-1 lawan Barito dan Persija dikalahkan PSS Sleman 0-2 yang mengakibatkan Persipura terlempar dari Liga I, meski pada waktu bersamaan Persipura menang telak 3-0 dari Persita Tangerang.

Namun, kemenangan tersebut sia-sia. Persipura tetap terdegradasi karena kalah head to head dari Barito Putera yang mengumpulkan poin sama 36.

“Saat ini konsentrasi kami adalah bersurat secara resmi kepada federasi (PSSI) melalui badan yudisialnya untuk melaporkan dan meminta dilakukan investigasi atas dua pertandingan di pekan ke-34,” kata Benhur Tomi Mano, yang dilansir dari Tribun Papua dan goal.com.

“Bukan hanya kami, tetapi publik juga menduga adanya pelanggaran fair play dan juga dugaan pelanggaran regulasi di sana, kita semua tidak buta, dan kita juga bukan orang yang baru tahu sepak bola, jelas ada hal yang aneh di sana. Reaksi publik atas kejanggalan kedua pertandingan tersebut dapat terlihat dari status dan komentar berbagai media sosial.”

“Kalau dilihat dua pertandingan itu memang patut dicurigai atau diduga terjadi kesengajaan yang melanggar azas fair play dan profesionalitas. Juga diduga dilakukan oleh oknum personel klub atau mungkin klubnya, apakah ini adalah cermin sepakbola Indonesia? Inikah wajah sepakbola Indonesia? Semoga bukan, untuk itulah perlu dilakukan investigasi.”@zall

Baca Juga :  GTKHNK Tidak Pernah Andalkan Bantuan Pemerintah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Warga Banjar di Solo Gelar Tradisi Ramadan Bagi-bagi "Bubur Samin"

Rab Apr 6 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SOLO – Bulan Ramadan yang merupakan bulan suci bagi umat Islam setiap tahun, merupakan bulan istimewa bagi warga Banjar perantauan, khususnya jamaah Masjid Darussalam yang secara turun-temurun hampir satu seperempat abad bermukim di Kampung Banjar atau juga dikenal sebagai “Kampung Permata”, Kelurahan Jayengan, Kota Solo. Warga Banjar […]