Bupati Bandung Dapat “Penghargaan Teu Pupuguh” tapi Ini Bukan Lobi

Editor :
Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, saat diwawancarai usai memberi sambutan./visi.news/ki agus.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS — Pada acara memperingati Hari Jadi Korpri, PGRI, Kesehatan, dan Hari Guru Nasional, Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, mendapat sebuah kejutan dengan menerima “Penghargaan Teu Pupuguh” atas prestasinya selama memimpin di Kabupaten Bandung.

Perhargaan tersebut, dikatakan Dadang, sungguh diluar dugaan dan bukan didasari lobi. Hal ini jelas membuktikan kalau selama ini dinas-dinas terkait yang mempunyai daya saing dan telah melaksanakan tupoksinya dengan baik dan tepat sasaran.

“Jadi sudah genap 40 penghargaan yang diterima kami atas dasar prestasi yang sudah diberikan kepada masyarakat,” karanya usai kegiatan peringatan Hari Jadi Korpri di Gedung Mohamad Toha, Senin (30/11/2020).

Di acara tersebut, Dadang mengemukakan, kedatangan Pustakawan Republik Indonesia dan mengucapkan selamat atas keberhasilannya dan memberikan penghargaan terhadap Perpustakaan Kabupaten Bandung. Penghargaan tersebut menjadikan pencapaian menjadi Bintang 5.

Untuk kesehatan, lanjut dia, di Kabupaten Bandung ada Pasar Sehat, Rumah Sakit Sehat, Perumahan Sehat dan Transportasi Sehat, juga mendapat penghargaan. Termasuk dunia pendidikan, diakuinya, Kabupaten Bandung mendapat apresiasi dari kalangan pihak.

“Masalah covid, kita ada ditingkat 2 Provinsi Jawa Barat. Sekarang kita tengah melakukan upaya penirunan dari zona merah ke zona kuning, selanjutnya zona oranye. Di zona oranye ini kita akan melaksanakan Pilkada di bulan Desember nanti,” ujarnya.

Salah satu upaya lain yang akan dilakukan, tambah dia, lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di desa-desa minimal seminggu dua kali akan dilakukan penyemprotan disinfektan. Agar dalam pelaksanaannya nanti, masyarakat bisa aman, nyaman, dan sehat.

Dadang tak mengharapkan saat pelaksanaan Pilkada nanti terjadi Cluster Pilkada. Sebagai penanggulangan dan pencegahannya, dengan menertibkan kerumunan orang serta menerapkan protokol kesehatan berupa, zona distancing, sosial distancing, dan physical distancing. Makanya perlu ada pengamanan TPS.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Menurutnya, keleluasaan orang luar datang ke Kabupaten Bandung diindikasikan menjadi penyebab bertambahnya warga terinfeksi covid. Selain itu masih banyak warga yang bandel tidak mematuhi aturan atau larangan pemerintah.

Dadang juga mengucapkan terima kasih kepada semua instansi, semua elemen masyarakat, termasuk para wartawan yang sudah menjadi menjadi kerja selama dia menjabat sebagai Bupati Bandung, juga investor dan masyarakat lainnya yang turut berperan di Kabupaten Bandung. “Hari ini merupakan hari terahir saya memberikan sambutan di acara-acara yang diselenggarakan,” pungkasnya. @qia.

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

19 Anggota KPPS dan Pamsung Cileunyi Reaktif Usai Ikuti Rapid Test

Sen Nov 30 , 2020
Silahkan bagikanVISI. NEWS – Rapid test massal bagi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas Pengamanan Langsung (Pamsung) di 329 tempat pemungutan suara (TPS) di 6 desa Kecamatan Cileunyi, Kabupatèn Bandung, hingga Senin (30/11/2020) masih berlangsung. Rapid test massal yang dimulai sejak 26 November itu baru sebagian anggota KPPS […]