Ini Pesan Bupati Dadang Supriatna Pada Rakor dengan Jajarannya

Editor Bupati Bandung HM Dadang Supriatna memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Jajarannya di Gedung Moh. Toha, Soreang, Senin (26/9/2022). /visi.news/gustav viktor rizal
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Bupati Bandung HM Dadang Supriatna menyampaikan beberapa arahan kepada jajarannya pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Kabupaten Bandung.

Acara yang berlangsung di Gedung Moh. Toha, Komplek Perkantoran Pemkab Bandung di Soreang, Senin (26/09/2022) itu, selain dihadiri Bupati, juga Wakil Bupati Bandung Syahrul Gunawan, para kepala dinas, para kabag, para camat, dan pimpinan bank BJB Soreang.

“Besok atau lusa data kembali penerima KPM (Keluarga Penerima Manfaat) informasinya laporkan kepada saya, dinsos, camat, desa. Saya tidak mau ada warga Kabupaten Bandung yang kelaparan. Jadi kita harus menyikapi apa yang harus dilakukan. Saya sudah membagikan 100 paket per desa jadi ada 28.000 paket, semuanya akan disalurkan, untuk mengurangi inflasi, dan terbukti itu menurunkan 0,84 persen dalam waktu singkat.

“Begitu para camat ya, silahkan kordinasi dengan dinas terkait, jangan sampai masyarakat mengeluhkan mau makan apa besok itu, pa camat sampaikan pada para kades saya minta data lengkap NKK dan NIK, karena nanti kalo double databasenya akan saya ganti kepada KPM yang baru, jadi kita betul-betul serius terhadap perkembangan inflasi ini, ” tandasnya.

Kepada para camat Bupati Dadang minta agar memperhatikan di daerahnya agar betul-betul berkegiatan, begitu juga elemen pemudanya

“Tolong kepada para camat perhatikan daerah mana yang betul betul, maaf tidak ada kegiatan. Laporkan kepada Dinas Sosial, gerakan juga Karang Tarunanya, semua elemen masyarakat, sehingga tidak ada kata saling tuding. Jangan ada miskomunikasi, fokus untuk bekerja, fokus untuk menumbuhkan ekonomi yang lebih baik lagi, terlepas dengan apa caranya yang penting ada karya dan kerja nyata,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar
banyak melakukan aktivitas dan terus memberikan inovasi yang implementatif.

Baca Juga :  Pelago Dukung Wisatawan Indonesia untuk Eksplorasi Pengalaman Baru dan Menjelajahi Dunia

“Supaya kita terus berkelanjutan menanggapi persoalan yang banyak terjadi di lapangan, kita harus terus saling mengingatkan dan mengarahkan. Terkait anggaran sudah disahkan oleh DPR dan undang-undangnya sudah jelas. Tidak ada program fiktif, ini semua jelas demi Kabupaten Bandung yang lebih baik lagi,” ungkap Dadang.

Masalah sampah

Selain itu bupati juga menyikapi masalah penanganan sampah di Kabupaten Bandung. Sebagai pemerintahan ia minta kepada seluruh aparatnya untuk tidak tinggal diam, dan terus berupaya mengurangi timbunan sampah.

“Pa Kadis LH tolong juga ya, betul-betul disesuaikan penanganan sampah di tingkat RT/RW. Memang bicara sampah itu tidak akan beres, tapi kita sebagai pemerintahan jangan diam saja, lakukanlah terus tugas, minimal mengurangi dengan tindakan tindakan nyata kita. Ciptakanlah padat karya supaya masyarakat punya pekerjaan, libatkan juga ormas-ormas. Pak Kesbangpol tolong arahkan supaya ada kegiatannya juga karakter pemuda kita harus diawasi, jangan ada istilah ‘gawe embung meli roko hayang‘ sehingga muncul kejadian pembegalan, kriminal, dan lain lain. Ciptakan padat karya, libatkan semua peran pemudanya ,” tegasnya.@gustav

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sangkuriang Nyaleg (51)

Sel Sep 27 , 2022
Silahkan bagikanHerdi Pamungkas Lalakon Sangkuriang Nyaleg, karangan Herdi Pamungkas mangrupa carita rékaan nu jauh tina kanyataan. Boh ngaran tokoh atawa tempat sadayana fiktif. Ieu carita diserat tujuannana taya sanés lintangti hiburan. Lalakon Saméméhna, “Teu kapikiran mah geus wéh teu ku maksakeun di jero endog. Di hareup wé jung ambéh lega. […]