Bupati Bandung Launching ‘Lailatul Coding’

Editor Kang DS mencoba membuka web www.lazisnubandung-kab.org yang baru dilaunchingnya dan berinfaq online Rp. 220.000.-. /visi.news/alfa fadillah
Silahkan bagikan
  • Kang DS, “Semua masjid akan punya website”

VISI.NEWS – Bupati Bandung HM Dadang Supriatna membuka kegiatan pelatihan dasar pengenalan pembuatan website, dan berbagai fasilitas dalam dunia digital bagi para santri, yang dinamai ‘Lailatul Coding’.

Lailatul Coding adalah malam dilaksanakannya pelatihan bahasa pemrograman komputer untuk membuat website masjid. Sehingga ke depannya banyak santri di Kabupaten Bandung yang menguasai bahasa program komputer.

Kegiatan pelatihan ini terealisasi berkat kerjasama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Provinsi Jawa Barat (Jabar) dengan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Bandung. Para peserta berjumlah 62 santri dari 31 kecamatan, di mana masing-masing kecamatan diwakili 2 orang peserta.

“Kalau melihat jumlah masjid di Kabupaten Bandung ini kan sekitar lima ribuan masjid, kalau kita hitung 1 RW 1 masjid. Memang tidak bisa sekaligus melakukan kegiatan Lailatul Coding ini. Kita lakukan secara bertahap untuk 31 kecamatan, nanti bisa menyebar ke tingkat desa hingga tingkat RW,” ungkap Bupati yang akrab disapa Kang DS ini, usai acara launching yang digelar di Gedong Budaya Sabilulungan Soreang, Sabtu (8/5/2021).

Merealisasikan kegiatan untuk memberikan pemahaman tentang dunia digital untuk seluruh santri, kata bupati, tentu harus terencana. Namun ia yakin, kegiatan pelatihan bisa dilakukan berkelanjutan.

“Saya optimis karena kegiatan bukan dilakukan hari ini saja. Tahun-tahun berikutnya bisa dilakukan terus menerus, semua masjid akan punya website, edukasi digital para santrinya akan meningkat. Pada akhirnya, penyebaran informasi dan pemahaman tentang aktualisasi dan digitalisasi ini bisa dipahami seluruh masyarakat,” tandas bupati.

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna foto bersama seusai launching web Lazisnu Kab. Bandung, Sabtu (8/5/2021). /visi.news/alfa fadillah

ZIS Online

Sebelumnya di hari yang sama, Kang DS sapaan akrab bupati, juga meluncurkan website dan aplikasi pembayaran zakat, infak dan sedekah (ZIS) online.

Baca Juga :  LIGA 1 | Hasil, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Hari Ini, Laga Big Macht Persib vs PSM

Dinamai Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu), peluncuran website dan aplikasi ini merupakan implementasi dari program 99 hari kerjanya, yaitu smart city.

Website Lazisnu adalah bagian dari kesiapan Pimpinan Cabang NU (PCNU) Kabupaten Bandung, dalam memasuki babak baru manajemen organisasi modern berbasis digital. Lazisnu hadir menyongsong era baru, dan siap mendukung pengembangan smart city di Kabupaten Bandung.

Di sela kegiatan peluncuran, pihak penyelenggara melakukan simulasi pembayaran ZIS. Saat itulah Kang DS berinisiatif membayar zakat fitrahnya melalui website www.lazisnubandung-kab.org.

“Pemanfaatan teknologi digital, akan memberikan kemudahan bagi kita, nyaris dalam segala aspek kehidupan. Ini juga jadi salah satu upaya mengurangi tatap muka di masa pandemi,” pungkas Kang DS.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Lailatul Coding Mohammad Ryan Januar Akbar membeberkan, selain pembuatan website, para santri akan mendapatkan beragam materi digital lainnya.

Antara lain pembuatan titik koordinat masjid agar mudah dilacak GPS, pembuatan QRIS dari Bank BJB yaitu metode pembayaran instan menggunakan QR Code, dan pelatihan setup software pendukung pembuatan website.

“Targetnya, peserta bisa meluncurkan website masjid karya santri dalam semalam. Sehingga mereka dapat menjadi santri yang Luhung Elmuna, Pengkuh Agamana, Jembar Budayana, Motekar Teknologina,” ujarnya.

E-commerce, salah satu fitur website masjid tambah Ryan, akan selaras dengan program Pemerintah Provinsi Jabar yaitu One Pasantren One Product (OPOP).

“Seiring waktu, pesantren yang dibina oleh Kadin Indonesia Provinsi Jawa Barat, akan memiliki produk-produk unggulan, yang nantinya menjadi pilar baru untuk pertumbuhan ekonomi pasca pandemi,” tutup Ryan.@maf

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemkab Bandung Gelar OPM di Cileunyi, Bojongsoang, Baleendah, Arjasari, Banjaran dan Cimaung

Sen Mei 10 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) di 6 kecamatan, yaitu Cileunyi, Bojongsoang, Baleendah, Arjasari, Banjaran dan Cimaung. Launching OPM dilakukan Bupati Bandung HM Dadang Supriatna di Kantor Kecamatan Bojongsoang, Sabtu (8/5/2021). “Operasi pasar murah ini digelar, tentunya untuk […]