Bupati: Pemkab Bandung Merasa Kecolongan dengan Penambahan Warga Terpapar Covid

Editor Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, didampingi Pj. Sekda, H. A. Tisna Umaran./visi.news/ki agus.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS — Kabupaten Bandung mendapat teguran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap penyebaran Virus Corona (Covid 19), sehingga Kabupaten Bandung dijadikan zona merah. Hal itu diakui Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, yang menyatakan kecolongan dengan penambahan warga terpapar covid 19.

Dadang menambahkan, penyebab dari penambahan suspect covid itu, diakibatkan kunjungan dari luar Kabupaten Bandung, yang menengok anaknya di Pasantren tanpa dilakukan swab terlebih dahulu. Prilaku ini jelas sangat merugikan semua pihak.

Selain itu, lanjut dia, adanya kerumunan orang. Sehingga tanpa disadari dari pertemuan itu telah menjadikan seseorang harus mengalami terinfeksi covid. Apalagi saat ini ada penderita Orang Tanpa Gejala (OTG) covid, hal itulah yang sangat berbahaya.

“Dari OTG itu yang melakukan kunjungan ke wilayah Kabupaten Bandung yang perlu diwaspadai. Mereka tidak sakit malah kelihatan sehat, tapi sebenarnya mereka merupakan penderita dan pembawa covid,” katanya usai Rapat Koordinasi Penangana ln Covid 19 di Gedung Moch. Toha, Rabu (18/11/2020).

Untuk zona merah itu sendiri, dia menjelaskan, tidak semua wilayah Kabupaten Bandung disama ratakan. Tapi zona merah itu merupakan titik atau lokasi penderita covid berada. Dan itu biasanya di Kampung atau di RT/RW dimana mereka berada.

Untuk itu dia mengimbau kepada warga, untuk tetap waspada terhadap OTG, mentaati peraturan pemerintah dengan menerapkan zona distancing, physical distancing, dan sosial distancing. Dan jangan lupa untuk selalu memakai masker setiap keluar rumah.

Dia juga membahas masalah pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) nanti, agar semua pihak terkait bisa mentaati protokol kesehatan. Terutama dengan menghindari kerumunan orang dan tetap memakai Alat Perlindungan Diri (APD).

Baca Juga :  "Tech for a Better Planet": Mampukah Teknologi Melestarikan Bumi?

“Taati peraturan pemerintah terapkan protokol kesehatan, maka semua bisa terhindar dari ancaman covid 19,” ujarnya. @qia.

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

BPBD Kab. Bandung: Warga Diharapkan Waspada Hadapi La Nina

Rab Nov 18 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Akhmad Djohara, mengimbau masyarakat agar selalu waspada dalam menghadapi cuaca ekstrem La Nina yang sewaktu-waktu bisa datang. Ciri-ciri La Nina itu, lanjut dia, adanya perubahan suhu di permukaan bumi, siantitas air hujan bertambah, malah bisa seharian hujan deras turun. […]