Search
Close this search box.

Camat Bojongsoang Vena Andriawan, “Stop aksi vandalisme, merusak estetika”

Camat Bojongsoang Vena Andriawan saat melakukan pengecatan pagar beton di bawah jembatan tol Purbaleunyi Jalan Raya Bojongsoang, belum lama ini. /visi.news/engkos kosasih

Bagikan :

VISI.NEWS | BOJONGSOANG – Aksi vandalisme menghiasi infrastruktur pembangunan yang menjadi prasarana sarana umum di Kabupaten Bandung, salah satunya terlihat pada bagian pagar beton di bawah Tol Padaleunyi di kawasan Jalan Raya Bojongsoang-Buahbatu Kecamatan Bojongsoang, Sabtu (13/4/2024).

Jembatan Tol Padaleunyi itu merupakan perbatasan antara Kabupaten Bandung dan Kota Bandung Jawa Barat. Aksi vandalisme itu, videonya viral di media sosial karena sejumlah netizen tidak mengharapkan aksi vandalisme itu. Netizen menyebut aksi vandalisme merusak estetika.

“Tentunya aksi vandalisme itu tidak enak dipandang mata karena merusak estetika, sebuah bangunan yang seharusnya tetap terjaga kebersihan maupun dari sisi estetikanya. Ini menjadi sasaran aksi vandalisme melalui tangan-tangan jahil orang yang tidak bertangungjawab,” kata Camat Bojongsoang Vena Andriawan kepada wartawan di Bojongsoang, Sabtu siang.

Sebelum ada aksi vandalisme, kata Vena, pagar beton di bawa jembatan Tol Padaleunyi/Jalan Raya Bojongsoang-Buahbatu itu, telah melewati proses pengecatan karena kondisi pagar yang sudah kotor dan lusuh. Sehingga kondisinya tidak enak dipandang mata.

“Tak hanya itu, sampah yang ada di sekitar bawah pagar beton itu telah dibersihkan dengan melibatkan sejumlah pihak untuk sama-sama gotong royong membersihkan lingkungan tersebut. Alih-alih hasil dari upaya kita bekerja untuk melakukan pembersihan di bawah jembatan tol itu, malah ada pihak yang melakukan aksi vandalisme dengan melakukan corat coret pada bagian pagar beton sehingga merusak estetika dan keindahan lingkungan,” tutur Vena.

Semestinya, imbuh Camat Bojongsoang, aksi vandalisme itu tidak terjadi karena yang namanya fasilitas umum harus dijaga oleh bersama-sama. Fasilitas umum itu merupakan aset negara yang harus dijaga kelestariannya oleh masyarakat.

“Baik dari sisi kebersihan tembok betonnya dan terhindar dari aksi vandalisme. Begitu juga dengan warga setempat menjaga kebersihan di bawah jembatan tersebut supaya tidak terjadi tumpukan sampah akibat pembuangan sampah sembarangan,” kata Vena.

Baca Juga :  Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Senin 11 Mei 2026

Untuk itu, Vena mengajak kepada masyarakat, terutama kepada para pelaku vandalisme untuk menahan diri tangan jahilnya tidak melakukan aksi corat coret di fasilitas umum.

“Kami berharap aksi vandalisme itu disalurkan melalui karya nyata dan pada tempatnya. Bukan pada tembok pagar beton, hanya menyisakan goresan corat coret yang tidak menumbuhkan nilai seni, bahkan terkesan aksi vandalisme telah merusak estetika. Stop aksi vandalisme,” tandasnya.

@kos

Baca Berita Menarik Lainnya :