Search
Close this search box.

Camat Cimanggung Siapkan Kuburan Massal utuk Korban Tewas Longsor

Camat Cimanggung Dik Dik Syehrizki./visi.news/budimantara

Bagikan :

VISI.NEWS – Camat Cimanggung, Kabupatèn Sumedang, Dik Dik Syehrizki yang wilayahnya dilanda bencana longsor dan banjir telah direncanakan menyiapkan kuburan massal.

Pasalnya, terkait longsor di Kampung Bojongkondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung diduga masih ada puluhan korban yang tertimbun longsor.

“Dugaan, yang masih tertimbun bisa puluhan orang. Ini di luar 13 korban yang telah ditemukan tewas. Meski kita mencatat ada 27 orang yang tertimbun sesuai laporan pihak keluarganya, jumlah korban yang tertimbun bisa lebih dari 27 orang,” ucap Dik Dik kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (11/1/2021) siang.

Menurut Dik Dik rencana dibuatkan kuburan massal tersebut karena jika ditemukan sudah dipastikan jenazahnya mengenaskan apalagi hujan dan sulit untuk dikenali.

“Tapi ini pun tergantung pihak keluarganya. Kita berharap jika cuaca mendukung semua korban yang diduga masih tertimbun segara ditemukan,” harapnya.

Dikatakan orang nomor satu di Cimanggung yang dua rekannya yakni Kanit Pol PP Cimanggung dan Danramil Cimanggung ikut jadi korban tertimbun hingga siang meski tim gabungan masih terus melakukan pencarian di lokasi longsor belum ditemukan lagi korban tertimbun.

“Masih tetap 13 orang ditemukan, 3 selamat dan 26 orang saat ini yang luka baik berat dan ringan masih dalam penangan tim medis setempat.
Terkait penanganan bantuan kata Dik Dik belum ada kendala karena selain bantuan dari Kemensos, BNPB, Pemprov Jabar, Pemkab Sumedang, juga ada bantuan dari sejumlah pengusaha, organisasi masyarakat dan pribadi.

“Untuk penanganan bantuan bagi korban longsor sudah ada yang menanganinya oleh tim dengan pendirikan dapur umum. Diinformasikan bantuan dari BNPB untuk rumah rusak berat tertimbun longsor Rp 50 juta, sedang Rp 25 juta dan rusak ringan Rp 10 juta,” pungkas Dik Dik. @yas/bud

Baca Berita Menarik Lainnya :