Cara Cegah Akun Gmail Dihapus Google Mulai Juni 2021

Editor :
Google menghadirkan kebijakan baru berlaku mulai 1 Juni 2021 dan akan diberlakukan pada 1 Juni 2023./Ilustrasi/tribunjateng.com/ist. 

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Google menghadirkan kebijakan baru berlaku mulai 1 Juni 2021 dan akan diberlakukan pada 1 Juni 2023. Kebijakan baru tersebut diumumkan Google pada Minggu (13/12/2020).

Pengguna akun Google yang tidak menggunakan fungsi Gmail, Google Drive, dan Google Foto selama lebih dari dua tahun, konten mereka akan dihapus dari server.

Akun Gmail atau Google Mail pengguna terancam akan dihilangkan dengan aturan baru yang baru dibuat. Jika akun Gmail kita dihapus, maka akan berdampak pada layanan Google Drive lainnya termasuk Google Foto.

Pada Google Drive, penggunaan ruang penyimpanan yang melebihi batas ruang penyimpanan sebesar 15 GB akan dihapus kontennya apabila selama 2 tahun berturut-turut disimpan dan tak terpakai.

Penghapusan akan dimulai dari Gmail, Drive, dan Google Foto kita. Jika kita tidak ingin kehilangan kenangan atau data penting ada dua hal yang harus dilakukan.

Berikut cara cegah akunGmail kita dihapus oleh Google.

Pertama, jangan tinggalkan akun Google yang berkaitan dengan Gmail, Drive, atau Google Foto selama dua tahun. Lalu yang kedua, jangan melebihi batas penyimpanan Drive.

Melansir Tribunjateng.com dari Gizchina, ada cara untuk mencegah akun Gmail kita tetap aktif.

Yaitu dengan mengakses layanan seperti Gmail secara teratur melalui Aplikasi atau web.

Google mengatakan bahwa setelah 1 Juni 2021, jika pengguna memiliki layanan yang menganggur atau menempati melebihi batas,
Google akan mengirimkan email pengingat dan pemberitahuan terlebih dahulu.

Jadi jangan khawatir apabila akun kita tak memenuhi syarat, Google akan memberi peringatah sebelum benar-benar menghapus akun kita.

Sebelum konten apa pun dihapus dari akun, kita akan diberi tahu aturannya terlebih dahulu.

Kalau kita pengguna setia mesin pencari Google dan Gmail pasti pernah mendengar tentang Google Docs.

Apalagi di tengah pandemi, Google Docs banyak digunakan dalam proses pekuliahan, belajar mengajar bahkan pekerjaan.

Baca Juga :  Makan Konate Usai Resmi ke Terengganu FC: Maafkan Saya!

Google Docs memiliki kelebihan yang membuat kita bisa mengetik tanpa tangan, cukup pakai mulut saja.

Cukup dengan bersuara yang lantang maka otomatis suara kita tadi akan dikonversi menjadi tulisan.

Berikut cara mengaktifkan voice typing di Google Docs.

1. Bukalah Google Docs di alamat docs.google.com.

2. Masuk dengan akun Google.

3. Klik icon + untuk membuka dokumen baru.

4. Pilih Menu Tools atau Alat.

5. Klik pilihan dikte atau voice typing.

5. Jangan lupa untuk aktifkan mikrofon laptop atau PC.

Dengan klik gambar mikrofon yang muncul dan pilih Bahasa Indonesia.

Kita bisa mulai berbicara dengan lantang dan jelas agar bisa terkonversi dengan jelas oleh fitur ini.

Untuk tanda baca agar bisa dikonversikan langsung maka kita perlu membacanya dengan kata.

Misalnya titik, koma, tanda seru, tanda tanya, baris baru, paragraf baru.

Kita juga bisa menggunakan fitur voice typing ini untuk memformat teks seperti teks tebal, teks miring, teks bergaris bawah, semua huruf kapital, kapitalisasi satu karakter, penandaan karakter, pembesaran ukuran fon, penggandaan jarak garis, rata tengah, atau penambahan dua kolom.

Sayangnya kelemahan dari Google Docs ini adalah untuk mengoperasikannya dengan lancar, kita butuh terkoneksi dengan internet.

Sehingga setiap tulisan yang kita ketikkan dapat tersimpan secara otomatis. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

"TRAGEDI NGAMAR": Satu Jam "Chek In" di Hotel Bersama Wanita, Mantan Kades Tewas

Ming Des 20 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Mantan Kades (Kepala Desa) di Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berinisial UP ditemukan sudah tak bernyawa.  Sebelumnya seorang wanita berinisial SM (45), warga Kecamatan Sumobito, melapor kepada resepsionis bahwa pria yang menjadi pasangannya di kamar sedang tak sadarkan diri, pada Sabtu (19/12/2020). SM sekitar satu jam berada dalam kamar. […]