VISI.NEWS | BANDUNG – Shalat merupakan kewajiban bagi setiap muslim dan menjadi salah satu rukun Islam yang harus dijalankan lima kali dalam sehari. Lebih dari sekadar ibadah, shalat juga menjadi sarana komunikasi seorang hamba dengan Allah SWT melalui bacaan yang dilantunkan.
Namun, tidak semua shalat bernilai pahala penuh. Rasulullah SAW dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Daud menegaskan, banyak orang yang hanya mendapat pahala sebagian kecil dari shalatnya, mulai dari sepersepuluh hingga setengah, tergantung pada tingkat kekhusyukan saat melaksanakannya.
Allah SWT pun menilai shalat seorang hamba dari kadar kekhusyukan. Dalam hadis qudsi disebutkan, Allah hanya menerima shalat orang yang tunduk merendahkan diri, menjauhi perbuatan haram, serta menunjukkan kepedulian sosial dengan memberi makan, pakaian, dan membantu sesama.
Untuk mencapai shalat yang khusyuk, para ulama memberikan sejumlah tips. Di antaranya, menjaga fokus dengan menatap tempat sujud, memahami arti bacaan shalat, menyingkirkan urusan dunia saat beribadah, membayangkan shalat sebagai ibadah terakhir, serta memilih tempat yang nyaman agar tidak terganggu.
Rasulullah SAW juga pernah mengingatkan Aisyah RA untuk menyingkirkan gorden bergambar di rumah karena mengganggu konsentrasinya saat shalat. Pesan ini menegaskan pentingnya menjaga lingkungan agar membantu kekhusyukan ibadah.
@ffr












