Cari Simpati, 2 "Srikandi" Calon Bupati Blusukan ke Cileunyi

Editor :
Hj. Yena Iskandar Ma'soem (kiri), Cabup Bandung saat blusukan ke Pasar Sehat Cileunyi dan Cabup Hj. Nia Kurnia Agustina saat bersilaturahmi di posko pemenang NU Pasti Sabilulungan di Cinunuk, Cileunyi./visi.news/yaso

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Cari dukungan dan simpati, dua “Srikandi” calon Bupati Bandung, Hj. Nia Kurnia Agustina dan Hj. Yena Iskandar Ma’soem blusukan ke sejumlah titik di wilayah Kecamatan Cileunyi, Kabupatèn Bandung, Kamis (22/10/2020).
Tanpa didampingi calon wakil bupati pasangannya, “Lord” Atep, Yena “diabringkeun” dan dikawal relawan dan timsesnya. Yena yang dipasangkan dengan Atep dengan jorgan paslon “Dahsyat” nomor urur 2 ini, mendatangi sejumlah titik. Ia menemui dan bersilaturahmi dengan para pedagang pasar, para pengelola pontren, para santri, dan sejumlah tokoh masyarakat serta puluhan warga.
Calon Bupati yang diusung PDIP dan PAN ini blusukan ke Pasar Sehat Cileunyi (PSC), Pasar Kaget Kemisan Al-Jawami, H. Roni, tokoh masyarakat Desa Cimekar, LDI, ke Kp. Ciburial Desa Cileunyiwetan dan ke Sekretariat PAC PDIP Cileunyi. Termasuk
mengunjungi warga di Cileunyi yang lumpuh 22 tahun dan renovasi rumah, kamar mandi serta rutin dibantu bulanan oleh MUB (Musaadatul Ummah Al Masoem), di Sekejengkol Cileunyi.
Usai blusukan ke PSC dan pasar kaget Kemisan Al Jawani saat diwawancara awak media, Yena mengatakan, keberadaan PSC perlu penataan karena saat ini jalanannya becek dan terlihat sampah menumpuk.
“Soal pasar kaget Kemisan Al Jawami, termasuk keberadaan pasar-pasar kaget lainnya di Kab. Bandung saya mendukung karena ini menyangkut ekonomi kerakyatan. Hanya saja sisi pengelolaannya harus dibenahi agar pasar kaget ‘merenah’ dan dagangan yang dijual produk lokal Kab. Bandung,” kata anak sulung H. Nanang Iskandar Ma’soem ini.
Terkait hari santri yang diperingati hari ini secara nasional menurut Yena, dengan hari santri ini kita songsong “Indonesia Mandiri dengan Santri Indonesia,” katanya.
Blusukan juga
Sementara itu, calon Bupati Bundung nomor urut 1 Hj. Nia Kurnia Agustina blusukan ke sejumlah titik di Desa Cinukuk dan Desa Cibiruhilir.
Calon Bupati Bandung yang berpasangan dengan calon wakil Bupati Bandung, Usman Sayogi dengan jorgan “NU Pasti Sabilulungan” ini blusukan tanpa didampingi Usman Sayogi pasangannya.
Teh Nia, panggilan akrab calon bupati yang juga istri Bupati Bandung, Dadang M. Naser ini blusukan ke Taman Peri Cibiruhilir, ke Kompleks Pilar Cibiruhilir, ke Griya Mitra Posindo Cinunuk, deklarasi Jembar Manah untuk Bandung nomor satu di Permata Biru, Cinunuk.
Pertemuan dengan warga dan tokoh nasyarakat Desa Cinunuk, silaturahmi dengan tokoh masyarakat Bumi Langgeng Cinunuk dan Cimekar. Blusukan diakhiri
ke Padepokan Ciborelang Kampung Sukahayu, Cinunuk.
Saat blusukan dikawal dan didampingi anggota timsesnya serta sejumlah relawan. Termasuk Riki Ganesa, angota DPRD Kab. Bandung dari Fraksi Golkar turut mendampingi Teh Nia.
Saat blusukan, Teh Nia menyapa warga dan para tokoh masyarakat, sekaligus bersilaturahmi. Usai bersilurahmi dengan sejumlah tokoh masyarakat di rumah Riki Ganesa, posko pemenangan NU Pasti Sabilulungan kepada wartawan, Teh Nia mengatakan, blusukan dirinya tak lain jelang Pikada Bandung 9 Desember mendatang.
“Blusukan ke sejumlah titik di Cileunyi ini tak lain untuk bersilaturahmi, koordinasi, konsolidasi, dan penguatan dengan struktural dan teman teman koalisi dalam satu komando untuk memenangkan no urut 1 Nu Pasti Sabilulungan di dapil 3 umumnya, khususnya di Cileunyi,” katanya.
Terkait Hari Santri yang diperingati secara nasional, Teh Nia berharap, para santri di Kab. Bandung bisa berkiprah dari berbagai sisi di Kab. Bandung.
“Untuk para santri Kab. Bandung, selamat hari santri, santri sehat negara kuat,” pungkasnya. @yas

Baca Juga :  Polri Antisipasi Sejumlah Kejadian Jelang Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kemendagri Tegaskan Mendagri Tito Tak Pernah Larang Peringatan Maulid Nabi

Kam Okt 22 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA menegaskan Mendagri Tito Karnavian tak pernah melarang peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. pada libur panjang akhir Oktober 2020. Safrizal mengatakan yang dimaksud Tito adalah tidak mengunjungi tempat-tempat yang menyebabkan kerumunan. “Pada konferensi pers Mendagri bersama Menko PMK, Menteri Kesehatan, dan Kepala […]