Catat Rekam Jejak Sejarah, Fatayat NU Kabupaten Bandung akan Terbitkan Buku

Editor Ketua LTN NU Kabupaten Bandung Bambang Melga Suprayogi bincang santai bersama pengurus fatayat di Kantor PCNU, Minggu (19/11/2023). /visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bandung akan menerbitkan buku tentang sejarah fatayat. Rencana tersebut mengemuka dalam bincang-bincang yang menghadirkan Ketua LTN NU Kabupaten Bandung Bambang Melga Suprayogi di kantor PCNU Kabupaten Bandung, Jalan Raya Laswi No. 516, Ciparay, Minggu (19/11/2023).

Ketua Pengurus Cabang Fatayat NU Kabupaten Hj. Yayu Juariah mengatakan bahwa dalam kegiatan bincang-bincang ini diikuti oleh para ketua Pengurus Anak cabang (PAC) Fatayat se Kabupaten Bandung.

Dikatakan Yayu bahwa pentingnya rekam jejak fatayat dalam kiprahnya turut serta mewarnai harkah di Nahdatul Ulama, sangat penting untuk dicatatkan. “Sehingga, sejarah perjuangan fatayat di Kabupaten Bandung bisa memberikan semangat, menginspirasi, dan jadi tolak ukur untuk acuan pada para kader Fatayat NU selanjutnya, ” ujarnya.

Untuk itu ia berharap, setiap Ketua PAC di 31 kecamatan yang ada di bawah PC Fatayat NU Kabupaten Bandung, agar bisa berkontribusi menuliskan naskah kompilasi, untuk konten buku tersebut yang berisi tulisan 3 sampai 4 halaman.

Ketua LTN NU Kabupaten Bandung Bambang Melga Suprayogi selaku narasumber yang dikemas dalam bincang-bincang santai yang mengulas buku yang ingin dibuat oleh PC Fatayat, memberikan beberapa kisi-kisi, dan tips, yang akan jadi patokan, dalam pembuatan artikel tulisannya nanti.

“Untuk kesejarahan fatayat, narasi terkait hal ini akan sangat penting menjadi ulasan awal, yang jadi pembuka di prolog, di mana di sana dicatatkan siapa penggerak awalnya, susunan pengurusnya, kiprah mereka, apa saja yang jadi peninggalannya, kemudian strategi apa, atau usaha perjuangan yang seperti apa yang sudah dilakukan mereka, Fatayat pada masa itu, dalam membangkitkan semangat kaum perempuan muda pada masanya tersebut, ” papar Bambang Melga.

Baca Juga :  KIB Dirasa Tetap Dan Semakin Solid, Haji Kusnadi : Tidak Berdampak Meskipun PPP Berganti Ketum

Di sesi tahap awal dalam dialog membahas masalah persiapan pembuatan buku ini, PR bersama untuk para Ketua PAC Fatayat adalah mempersiapkan artikel, dari mulai sejarah fatayat di tiap PACnya, dimana data ini, harus di cari dengan kembali silaturahmi dengan pengurus fatayat sebelumnya, yang sudah beda lembaganya, karena harus masuk muslimat disebabkan faktor usia.

“Menyusun siapa saja pengurus fatayatnya, kiprah fatayat di wilayahnya, keunggulan/ke istimewaan, dan aspek kebermanfaatan keberadaan fatayat dalam kehidupan bermasyarakat di sana, serta pesan dan mimpi besar dari fatayat yang harus tertuang dan di tuliskan oleh setiap PAC fatayatnya,” ungkapnya.

Dari hasil perbincangan tersebut akan di agendakan pula, seminar terkait buku yang akan diterbitkannya itu pada minggu ketiga bulan Desember nanti.

Seminar tersebut dengan mengundang beberapa narasumber dari LTN NU Kabupaten Bandung, sebagai pembicara, dimana dua pengurus LTN NU Kabupaten Bandung adalah assesor nasional, yang membidangi masalah penulisan buku fiksi dan Non Fiksi, yakni Drajat dan Yadi Mulyadi.

“Dua orang asesor nasional dari LTN NU Kabupaten Bandung itu sudah malang melintang puluhan tahun di industri perbukuan, dan memiliki karya penulisan puluhan judul buku, serta satu orang narasumber yang akan di datangkan dari pengurus PW NU Jabar,” pungkasnya.

@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ini Penjelasan Al Quran Tentang Bani Israil, Ahlul Kitab dan Yahudi

Sen Nov 20 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Ulama ahli tafsir Al-Qur’an terkemuka Prof Muhammad Quraish Shihab diminta menjelaskan tentang Israil dan Yahudi. Ia mengatakan, secara umum ada tiga kata, paling tidak, yang digunakan al-Qur’an yang menunjuk kepada keturunan Nabi Ya’qub as. Hal itu ia uraikan dalam sebuah kajian di kanal Youtube Bayt […]