CDC Pastikan Covid-19 Menular Lewat Udara, Ini Tempat-tempat Paling Berisiko

Editor CDC akui virus corona menyebar lewat udara./getty images/istockphoto/oonal.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Penularan Covid-19 lewat udara kembali diwaspadai. Pusat dan Pengendalian Pencegahan Penyakit AS (CDC) meyakini Covid-19 bisa menular lewat udara usai menemukan beberapa bukti kasus.

Sebelumnya, CDC sempat memperbaharui pedoman terkait penularan Covid-19 lewat udara, namun disebut salah posting. Kini panduan terbaru menyebut Covid-19 bisa bertahan di udara bahkan hingga beberapa jam.

“Beberapa infeksi bisa menyebar lewat paparan virus dalam droplet dan partikel kecil yang bisa bertahan di udara selama beberapa menit hingga beberapa jam,” tulis CDC dalam unggahan bertanggal 5 Oktober 2020 seperti dilansir detik.com.

Lantas di mana saja tempat yang paling berisiko penularan Covid-19 terlebih lewat udara?

1. Ruangan yang minim ventilasi

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya mengakui bukti penularan Covid-19 lewat udara. WHO menyebut perlu mewaspadai penularan Covid-19 lewat udara di ruangan tertutup atau minim ventilasi.

Hal ini karena sirkulasi udara berputar terus menerus di tempat minim ventilasi sehingga risiko penularan Covid-19 lewat udara sangat tinggi.

“Menghindari tempat ramai, kontak dekat, dan ruang tertutup dengan ventilasi yang buruk, rumah dan kantor harus memastikan ventilasi yang baik,” kata WHO dalam pedoman terkait penularan corona lewat udara beberapa waktu lalu.

2. Toilet

Dikutip dari Mirror, Dr Tomasz George, kepala ilmuwan di ViraxCare, mengungkap toilet menjadi salah satu tempat yang berisiko tinggi penularan Covid-19 di kantor. Maka dari itu, penggunaan masker di kamar mandi sangat penting, bisa jadi ada penularan dari aerosol saat seseorang yang terinfeksi Covid-19 menyiram feses mereka tanpa menutup toilet.

Partikel-partikel dari feses bisa saja menyebar sekitar 1 meter dari toilet. Hal ini diyakini sama menularnya dengan penularan rute lain.

Baca Juga :  Tiga Persiapan Penting Menyambut Bulan Suci Ramadan

Pastikan juga untuk selalu menutup toilet sebelum menyiram feses. Cuci tangan hingga bersih selama 20 detik usai menggunakan fasilitas toilet umum.

3. Bus ber-AC

Sebuah studi mengungkap bukti penularan Covid-19 lewat udara di bus ber-AC. Penularan Covid-19 lewat udara terjadi saat sebagian orang yang melakukan perjalanan di dua bus berbeda dengan AC menyala dan jendela tertutup.

Salah satu bus tersebut terdapat pasien Covid-19. Hasil studi menemukan pada akhirnya banyak yang tertular Covid-19 dari bus ber-AC yang ditumpangi pasien positif Covid-19.

Studi menyimpulkan, jalur penularan utama terjadi saat di bus ber-AC, yaitu penularan Covid-19 melalui udara. Hal ini disebabkan seluruh peserta sebelumnya sempat bergabung dan berkerumun, namun dinyatakan negatif Covid-19 sebelum masuk bus.

“Memahami rute penularan Covid-19 sangat penting untuk menahan pandemi sehingga strategi pencegahan yang efektif dapat dikembangkan dengan menargetkan semua rute penularan potensi,” ujar Shen.

“Temuan kami memberikan dukungan yang kuat untuk mengenakan penutup wajah di lingkungan tertutup dengan ventilasi yang buruk,” pungkasnya.

Lantas berapa jarak yang perlu diwaspadai?

Dalam pedoman terbarunya, CDC menyebut Covid-19 bisa menular lebih dari 1,8 meter usai meninggalkan ruangan. Maka dari itu, sebisa mungkin menjaga jarak aman lebih dari 1,8 meter dan selalu mewaspadai ruangan dengan ventilasi minim.

“Virus tersebut bisa menginfeksi orang dalam jarak lebih dari 6 kaki (1,8 meter) dari orang yang terinfeksi setelah orang tersebut meninggalkan ruangan,” lanjutnya. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Tolak Omnibus Law, Mahasiswa Se-Indonesia Demo 8 Oktober

Rab Okt 7 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berencana menggelar demonstrasi pada Kamis (8/10). Mereka akan menyuarakan penolakan RUU Omnibus Law Cipta Kerja usulan pemerintah yang baru saja disahkan DPR. “Rencananya tanggal 8 untuk aksi nasional,” ungkap Koordinator Media Aliansi BEM SI Rizky Ramadhany, Selasa (6/10), seperti dilansir CNNIndonesia.com. Rizky mengaku belum menentukan […]