VISI.NEWS | BANDUNG – Penurunan kekuatan tulang dan otot yang terjadi seiring bertambahnya usia bisa memengaruhi kemandirian seseorang di masa tua. Namun, kondisi ini tidak tak terhindarkan. Dokter spesialis ortopedi dari Universitas Padjadjaran, dr. Kiki Novito, Sp.OT(K), menegaskan pentingnya gaya hidup aktif dan nutrisi seimbang sejak dini untuk menjaga kesehatan sistem gerak.
“Kunci menjaga kesehatan tulang adalah tetap aktif, olahraga yang memberikan beban ke tulang, dan diet yang terukur,” ujar Kiki, Jumat (1/8/2025).
Menurutnya, tulang dan otot idealnya diperkuat sejak muda sebagai “tabungan” untuk masa tua. Ia menjelaskan, massa tulang umumnya mencapai puncaknya pada usia 30 tahun dan mulai menurun setelah usia 50. Sementara itu, otot bisa menyusut lebih cepat jika tidak dirangsang melalui aktivitas fisik.
Aktivitas Fisik dan Nutrisi Jadi Pilar Kesehatan Tulang
Beberapa aktivitas yang disarankan antara lain jogging, latihan beban, serta penguatan otot inti (core strengthening). Latihan-latihan ini membantu penyerapan kalsium oleh tulang. Namun, Kiki menekankan bahwa nutrisi saja tidak cukup.
“Khusus vitamin D, penting memperhatikan aktivitas di luar ruangan. Mengingat makanan seperti minyak ikan dan jamur mungkin kurang umum, konsumsi makanan fortifikasi atau suplemen menjadi opsi yang bisa dipertimbangkan,” katanya.
Sumber kalsium bisa diperoleh dari susu, ikan, sayuran hijau, telur, dan kedelai. Sementara vitamin D didapat dari paparan sinar matahari, minyak ikan, jamur, serta makanan fortifikasi.
Olahraga Aman bagi Lansia dan Gaya Hidup yang Harus Dihindari
Untuk lansia, Kiki menyarankan olahraga berdampak rendah seperti aerobik ringan, latihan beban intensitas rendah, dan peregangan untuk menjaga kelenturan. Ia memperingatkan agar lansia menghindari olahraga intensitas tinggi yang dapat memicu cedera.
Selain itu, gaya hidup seperti merokok, konsumsi alkohol berlebih, serta penyalahgunaan zat dapat mempercepat kerusakan tulang.
“Semua itu bisa berdampak negatif terhadap kualitas tulang dan mempercepat proses degeneratif,” tegas Kiki.
Dengan menjaga gaya hidup aktif, mengonsumsi nutrisi tepat, serta menjauhi kebiasaan buruk, tulang dan otot bisa tetap kuat hingga usia lanjut.
@ffr












