Curah Hujan Tinggi, Bencana Hidrometeorologis Ancam Tasikmalaya

Editor :
Bencana tanah longsor di Desa Bugel, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya yang terjadi beberapa waktu lalu/visi.news/ayi kuraesin

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Bencana tanah longsor masih menjadi ancaman serius hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Bahkan, wilayah Kabupaten Tasikmalaya yang sebagian besar wilayahnya perbukitan dan kondisi tanahnya labil, menjadi daerah paling rawan bencana kedua di Indonesia.

Sementara itu, sepanjang tahun 2020 tercatat terjadi 385 kejadian bencana, dan bencana gerakan tanah adalah yang paling mendominasi, dengan rincian tanah longsor 253 kejadian dan pergerakan tanah 12 kejadian.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Irwan saat dihubungi VISI.NEWS, Minggu (3/1/2021).

Menurutnya, dengan geografis perbukitan dan ketinggian, status Kabupaten Tasikmalaya sebagai daerah paling rawan bencana kedua tertinggi di Indonesia. Bahkan, ancaman bencana hidrometeorologis di Kabupaten Tasikmalaya masih berpotensi terjadi hingga April 2021.

“Kondisi geografis Kabupaten Tasikmalaya yang berada di wilayah ketinggian dan kondisi tanah yang labil, menyebabkan tingkat kerawanan bencana nomor dua di Indonesia,” ucapnya.

Dikatakan Irwan, hingga April 2021 mendatang, ancaman bencana hidrometeorologis masih berpotensi besar terjadi di Kabupaten Tasikmalaya. Hal tersebut, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), adanya fenomena La Lina membuat musim hujan masih akan terjadi.

Untuk itu pihaknya mengimbau dan mengajak warga untuk selalu waspada dan siaga dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Begitupun, pihaknya terus siaga, termasuk para relawan yang berada di setiap kecamatan.

Terkait data bencana yang tercatat di BPBD, lanjut Irwan, terdapat 385 kejadian bencana yang terjadi sepanjang 2020, di antaranya kebakaran, gerakan tanah, banjir, dan gempa bumi. Akibat kejadian itu, sebanyak 49 rumah mengalami rusak berat, 50 rumah rusak sedang, 139 rumah rusak ringan, 178 terancam, dan 1.604 rumah terendam.

“Korban yang terdampak mencapai 1.366 kepala keluarga (KK) atau 3.847 jiwa, dengan rincian satu orang hilang, lima orang meninggal dunia, 11 orang luka-luka, dan 31 KK atau 47 jiwa mengungsi. Sedangkan kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 6,7 miliar,” ungkapnya.

Sementara itu di wilayah Kota Tasikmalaya, selama tahun 2020 dari data yang ada di BPBD Kota Tasikmalaya tercatat 137 kejadian bencana, didominasi akibat cuaca ekstrim. Rinciannya, 13 kejadian pohon tumbang dan 74 kejadian rumah rusak akibat cuaca ekstrem. Setelah itu, kejadian longsor dan gerakan tanah menyusul, dengan masing-masing 27 kejadian dan 12 kejadian.

“Akibat kejadian bencana di Kota Tasikmalaya selama 2020, berdampak terhadap sedikitnya 261 KK atau 762 jiwa, sembilan orang luka-luka, dan 67 orang mengungsi. Selain itu, 223 rumah dan 26 fasilitas umum terdampak,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar.

Menurut Ucu, salah satu penyebab banyaknya kerusakan akibat bencana antara lain karena banyak bangunan yang sudah lapuk sehingga ketika turun hujan deras, mengakibatkan roboh.

Selain itu, kontur tanah di beberapa wilayah Kota Tasikmalaya memang relatif gembur seperti di Kecamatan Kawalu, Tamansari, dan Purbaratu. Hal tersebut menjadikan wilayah tersebut yang paling banyak terjadi bencana tanah longsor.

“Kami terus berupaya untuk melakukan antisipasi. Kami juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat. Dengan begitu, masyarakat dapat mengenali potensi bahaya di lokasi sekitar tinggalnya,” ujarnya.

Ucu pun mengingatkan agar masyarakat tetap siaga menghadapi ancaman bencana hidrometeorologis. Sebab, berdasarkan informasi dari BMKG, Januari-April 2021 masih akan terjadi hujan. @arn

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

RUMAH ALLAH: Masjid yang Sangat Indah dan Unik di Malaysia

Ming Jan 3 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Terdapat beberapa masjid yang sangat indah dan unik di Malaysia. Salah satunya ada Masjid Kualalumpur dan Putrajaya. Kedua masjid itu didesain oleh arsitektur Islam dari seluruh dunia. Dengan ciri khas yang dimiliki masing-masing, kedua masjid tersebut mampu membuat pengunjung takjub akan bangunan dan fasilitas yang ada. Dilansir […]