Curug Agra di Sukahening, Lengkapi Wisata Alam Tasikmalaya

Dua orang pengunjung berpose di pintu gerbang Curug Agra./visi.news/ayi kuraesin
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Kabupaten Tasikmalaya memiliki banyak potensi wisata alam menarik untuk dinikmati keindahannya. Seperti di Desa Sundakerta, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, terdapat wisata “curug” (air terjun alam, red.) hingga hutan lindung.

Kepala Desa Sundakerta, Anton Raksadiwangsa menuturkan, salah satu curug yang hendak dikembangkan adalah Curug Agra.

“Letaknya berada di antara Curug Badak dan Batu Hanoman,” kata Kades Anton.

Dijelaskan, pengelolaan curug-curug tersebut melibatakan pihak Desa dan pemuda Karangtaruna. Tentunya dalam upaya meningkatan pendapatan ekonomi rakyat.

“Kita mengandalkan keindahan alam yang kerap diburu para penikmat wisata terbuka. Ini merupakan peluang yang harus dimanfaatkan,” jelasnya.

Anton Raksadiwangsa kepada VISI.NEWS menuturkan, potensi wisata alam ini sudah mulai digarap sejak awal 2020 bersama Karang Taruna dan masyarakat. Anggarannya pun swadaya karena desa belum memasukkan anggaran di sektor wisata.

“Karena kondisi pandemi Covid-19, penggarapan wisata Curug Agra terhenti, baru minggu kemarin dilanjutkan,” ucap Anton.

Menurutnya, pihak desa mulai fokus menggarap potensi Curug Agra. Fasilitas yang sudah dibangun di antaranya gazebo, toilet, musala, ground camping, area bermain anak dan fasilitas lainnya.

Adapun mengapa dinamai Curug Agra, jelas Anton, konon zaman dulu air terjun tersebut sebagai tempat salah seorang warga Sundakerta, bernama Agra yang biasa mandi sambil menggembala kerbau.

Warga pun, kata kades, mencoba menelusurinya. Setelah dilakukan penelusuran, ternyata benar ada curug nan indah. Di sekelilingnya terdapat tebing batu cadas. Keberadaannya baru diketahui setahun yang lalu.

“Lokasinya benar-benar perawan. Kami membuka jalan menyusuri hutan pinus. Lokasinya sekitar 10 menit jalan kaki dari Curug Badak atau sekitar 1,5 km,” tambahnya.

Dikatakan Anton, air terjun ini memiliki ketinggian 15 meter. Lokasinya sangat unik, berada di antara dua tebing cadas dan aman bagi wisatawan. Sepanjang jalan menuju lokasi terlihat pemandangan indah.

Dijelaskan, pihaknya akan membangun berbagai fasilitas umum di lokasi tersebut sesuai kebutuhan. Seperti jalur wisata alam, rest area, penambahan toilet, instalasi air bersih, dan lainnya.

“Untuk pembangunan rencananya menggunakan dana desa serta sumber anggaran lain,” ungkapnya.@akr

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mayat Bocah Dalam Toren, Korban Pembunuhan

Sen Jul 20 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Misteri penemuan mayat bocah perempuan berusia 5 tahun dalam tangki air di Desa Panenjoan, Kecaatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, akhirnya terungkap. AM, sang bocah nahas itu ternyata dibunuh oleh ayah tirinya. Kepastian itu terungkap berkat kesigapan jajaran Polresta Bandung yang dengan cepat menangkap pelakunya. “Pelaku […]