Dalam 24 Jam, Lebih 450 Ribu Orang di Arab Saudi Daftar Haji

Editor Kaum muslim tengah beribadah haji./dok./net./ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Dalam waktu 24 jam sejak pembukaan platform pendaftaran, lebih dari 450 ribu orang di Arab Saudi telah mendaftar untuk melakukan ibadah haji tahun ini. Demikian menurut Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

“Jalur digital menerima lebih dari 450.000 aplikasi untuk melakukan haji, termasuk penduduk dan warga negara, dalam 24 jam pertama pembukaan pendaftaran,” kata kementerian itu dalam infografis, sebagaimana dilansir dari Al Arabiya, Rabu (17/6/2021).

Menurut pengumuman itu, 60 persen pelamar adalah laki-laki sementara 40 persen adalah perempuan.

Untuk pertama kalinya, Arab Saudi mengizinkan perempuan mendaftar haji tanpa wali laki-laki.

“Mereka yang ingin melakukan haji harus mendaftar secara individual. Perempuan bisa mendaftar tanpa mahram (wali laki-laki) bersama perempuan lain,” jelas Kemendagri dalam infografik, Minggu.

Kerajaan akan membatasi ziarah haji tahun ini menjadi 60.000 penduduk dan warga negara yang tinggal di Arab Saudi karena pandemi coronavirus yang masih berlangsung.

Mereka yang bisa mendaftar haji tahun ini berusia antara 18-65 dan telah divaksinasi lengkap, telah menerima dosis pertama setidaknya 14 hari sebelumnya, atau mereka yang divaksinasi dan telah pulih dari infeksi Covid-19 diizinkan untuk mendaftar.

Portal pendaftaran diluncurkan pada 13 Juni pukul 1 siang sementara tidak ada prioritas untuk pendaftaran awal.

“Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa pemerintah Kerajaan Arab Saudi selalu mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan keamanan jemaah,” demikian laporan resmi Saudi Press Agency (SPA).

Ibadah haji tahun ini diperkirakan akan dimulai pertengahan Juli. Tautan untuk mendaftar dapat diakses di sini: localhaj.haj.gov.sa.

@mpa

Baca Juga :  UMRAH: Jubir Wiku, "Jemaah Umrah yang Kembali ke Indonesia Perlu Tes Covid-19 dan Karantina"

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

TELAAH: Hukum Meninggalkan Salat Berjemaah untuk Pria

Kam Jun 17 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Sorang pria memiliki toko makanan. Ia mengambil beberapa barangnya dari toko, seperti kotak buah-buahan dan barang-barang lainnya. Namun, ia kesulitan jika mengeluarkannya dan meninggalkannya setiap kali melaksanaan salat berjemaah. Apakah dia boleh meninggalkan seseorang di belakangnya (untuk menjaga tokonya) kemudian ia melaksanakan salat jemaah atau apakah baginya […]