VISI.NEWS – Dadang Rusdiana sebagai juru bicara pasangan calon (Paslon) Nia-Usman (NU Pasti Sabilulungan, mengungkapkan bahwa dalam gelaran debat publik Calon Bupati/Wakil Bupati Bandung, pasangan calon nomor urut 1, Kurnia Agustina-Usman Sayogi, dinilai lebih memahami substansi debat.
Dia menjelaskan berbagai isu-isu strategis yang berhubungan dengan upaya birokrasi, e-government, kemudian tentang konsep kesejahteraan dan stunting, sangat dikuasai Paslon NU Pasti Sabilulungan.
” Teh Nia mampu menguraikan penjelasannya secara detail. Sementara Usman Sayogi, tidak hanya melengkapi tapi juga menguasai segala substansi. Jadi dari debat publik yang kemaren, yang agak bisa mendekati kita, dari sisi kualitas memang Yena (calon nomor urut 2), yang memahami secara akademis, kemudian pendekatannya lebih sistematik. Kalau paslon nomor urut 3, tampaknya hanya retoris dan metaforis. Jadi, yang disampaikan sebetulnya hanya lebih penyampaian. Kalau saya melihat paslon 3 itu, secara substansi hampir tidak masuk. Tapi hanya menyampaikan secara retoris dan metaforis. Jadi, menggebu-gebunya ada, tapi solusinya tidak ada,” papar Kang Darus.
Kang Darus optimis Teh Nia dan Kang Usman, sangat memahami sekali tentang pelayanan pemerintahan pada industri 4.0. Teh Nia sangat paham terkait e-government, digitalisasi pelayanan publik, dan kesejahteraan serta memiliki cara untuk menurunkan angka kematian bayi.
“Tapi tetap kita akan melakukan evaluasi terkait pelaksanaan debat kemarin,” pungkas Kang Darus.@pih