VISI.NEWS|BANDUNG – Di tengah sorotan pada bintang-bintang mahal Premier League, Chelsea diam-diam sedang membangun fondasi masa depan dari dalam akademinya sendiri. Nama Josh Acheampong kini muncul sebagai simbol keberhasilan pembinaan jangka panjang, bukan sekadar sensasi sesaat.
Bek berusia 19 tahun itu menjalani musim yang bisa disebut sebagai fase akselerasi kariernya. Setelah musim lalu ikut merasakan gelar Conference League dan mencatat 14 penampilan, Acheampong justru melaju lebih cepat musim ini. Jam terbangnya meningkat, dan ia bahkan mencetak gol perdananya untuk The Blues saat menghadapi Nottingham Forest — momen yang menandai transformasinya dari prospek muda menjadi opsi nyata di tim utama.
Namun perkembangan Acheampong bukan hanya soal statistik. Pelatih kepala Chelsea, Liam Rosenior, melihatnya sebagai proyek jangka panjang yang harus ditempa secara menyeluruh, bukan diburu hasil instan. Ia memberi kepercayaan besar dengan menurunkannya sebagai starter di laga penting semifinal Carabao Cup melawan Arsenal serta kemenangan telak 5-0 atas Charlton Athletic di FA Cup.
“Josh adalah talenta yang luar biasa,” ujar Rosenior dalam konferensi pers pra-pertandingan.
Bagi sang pelatih, kualitas Acheampong tidak hanya terlihat saat menguasai bola, tetapi juga dari karakter yang ia bawa ke dalam tim. Rosenior menilai fondasi itu terbentuk jauh sebelum sang pemain menembus skuad utama.
“Selama saya di sini, saya sempat bertemu dia dan orang tuanya, dan Anda bisa melihat mengapa dia menjadi anak yang hebat karena dia dibesarkan dengan cara yang benar,” tambahnya.
Alih-alih mengunci Acheampong di satu posisi, Rosenior justru sengaja memindahkannya ke berbagai peran di lini belakang. Strategi ini bukan eksperimen tanpa arah, melainkan metode pembelajaran taktis.
“Josh memiliki potensi yang sangat besar, dan apa yang suka saya lakukan dengan semua bek saya – terutama di usia mereka – adalah menempatkan mereka di posisi yang berbeda karena itu meningkatkan kemampuan mereka, pemahaman permainan, dan posisi mereka,” jelas Rosenior.
Meski fleksibel, visi jangka panjang klub terhadap Acheampong sudah jelas. Ia diproyeksikan sebagai bek tengah utama Chelsea di masa depan.
“Untuk jangka panjang, Josh adalah seorang bek tengah,” tegas Rosenior.
“Dia punya semua atribut untuk menjadi bek tengah yang luar biasa di level yang sangat, sangat tinggi.”
Rosenior menyadari perannya bukan sekadar memilih susunan pemain, tetapi membimbing proses transisi tersebut.
“Tugas saya adalah membantunya dan mengembangkannya, dan saya sangat menantikan untuk bekerja sama dengannya dalam waktu yang lama,” katanya.
Pendekatan ini juga berlaku untuk seluruh lini belakang Chelsea. Rosenior menyebut kombinasi pemain muda dan yang lebih berpengalaman seperti Wesley Fofana dan Trevoh Chalobah sebagai modal penting, ditambah Mamadou Sarr yang kembali dari masa peminjaman.
“Saya tidak ingin membatasi mereka,” ujar Rosenior.
“Wes Fofana berusia 24 tahun, Trevoh Chalobah tampil luar biasa. Di samping Josh, ada Mamadou, dan Tosin yang masih muda untuk ukuran bek tengah – kami ingin mencoba meningkatkan kemampuan mereka semua.”
Ia mendorong para bek untuk berani mengambil risiko saat membangun serangan dari belakang, bahkan jika itu berarti potensi kesalahan.
“Untuk melakukan itu, Anda perlu menempatkan mereka di posisi di mana mereka mungkin membuat kesalahan, terutama dalam upaya memecah garis dan bermain ke depan,” terangnya.
“Saya ingin mereka merasa bahwa mereka mampu melakukan itu.”
Rosenior pun puas melihat perkembangan para pemain bertahannya mulai terlihat dalam pertandingan.
“Wes tampil memukau, Trevoh juga hebat, dan mereka semua bisa menemukan celah operan jika pemain berada di posisi yang tepat untuk menerima bola. Itulah yang sering kami latih bersama mereka, dan mudah-mudahan, mereka terus berkembang,” pungkasnya.
Di balik gemerlap kompetisi, Chelsea tampaknya sedang menulis kisah berbeda: membentuk bek masa depan bukan hanya lewat menit bermain, tetapi melalui pendidikan taktik, keberanian mengambil risiko, dan karakter kuat. Di pusat rencana itu, Josh Acheampong berdiri sebagai investasi jangka panjang yang mulai menunjukkan hasil.@fajar