VISI.NEWS|BANDUNG -Euforia kemenangan besar Liverpool di Liga Champions belum sepenuhnya menjawab tantangan terbesar mereka musim ini: menjaga konsistensi di Premier League. Usai menghancurkan Qarabag 6-0 dan memastikan tiket langsung ke babak 16 besar Liga Champions, The Reds kini bersiap menghadapi ujian yang dinilai jauh lebih berat saat menjamu Newcastle United.
Kemenangan telak atas Qarabag di Anfield pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB menempatkan Liverpool di peringkat ketiga klasemen fase liga Liga Champions dengan koleksi 18 poin. Hasil itu menjadi penegasan kekuatan Liverpool di level Eropa, namun sekaligus membuka perbandingan tajam dengan performa mereka di kompetisi domestik.
Pelatih Liverpool Arne Slot mengakui bahwa keberhasilan di Liga Champions belum tentu menjadi tolok ukur kesiapan timnya menghadapi tekanan Premier League.
“Inilah yang Anda inginkan ketika memulai musim Liga Champions, Anda ingin finis di delapan besar karena itu membantu melewatkan satu putaran, jadi kami senang kami langsung lolos ke 16 besar,” ujar Slot.
Namun Slot juga menegaskan bahwa lawan yang akan dihadapi Liverpool akhir pekan ini berada di level yang berbeda dibanding Qarabag. Newcastle disebutnya sebagai tes nyata atas perkembangan timnya.
“Jelas ada peningkatan dari kekalahan melawan Bournemouth, tapi dengan segala hormat untuk tim yang kami hadapi malam ini, saya memperkirakan Newcastle lebih kuat daripada Qarabag,” katanya.
Slot menyoroti aspek konsistensi permainan sebagai pekerjaan rumah utama Liverpool. Menurutnya, dominasi di satu pertandingan tidak cukup untuk menjamin stabilitas performa dalam jangka panjang.
“Kalau kami bisa lebih baik di kedua area, akan jadi sangat sulit bagi tim mana pun untuk melawan kami, tapi cuma menunjukkannya satu kali itu tidak cukup, kami harus menunjukkan ini secara terus-menerus,” ujar Slot.
Laga melawan Newcastle pada Minggu (1/2/2026) dini hari WIB kini menjadi panggung pembuktian. Apakah Liverpool mampu mempertahankan ketajaman dan intensitas seperti di Liga Champions, atau justru kembali terpeleset di kompetisi domestik, akan menjadi sorotan utama publik Anfield.@fajar












