VISI.NEWS|BANDUNG -Cedera yang menimpa Dusan Vlahovic menjadi pukulan telak bagi Juventus di tengah padatnya jadwal kompetisi. Situasi tersebut memaksa manajemen Bianconeri bergerak cepat di bursa transfer Januari, dengan Jean-Philippe Mateta muncul sebagai target utama untuk menambal krisis lini depan.
Juventus disebut telah melakukan pendekatan awal kepada Crystal Palace. Ketertarikan ini muncul karena kebutuhan mendesak akan penyerang bertipe fisik kuat yang mampu beradaptasi cepat dengan kerasnya Serie A. Mateta dinilai memenuhi kriteria tersebut.
Pakar transfer Italia, Gianluca Di Marzio, mengonfirmasi langkah Juventus tersebut.
“Juventus sudah melakukan kontak awal untuk Mateta. Dia dipertimbangkan sebagai solusi jangka pendek ketika Vlahovic absen,” ujar Di Marzio.
Namun upaya Juventus terancam kandas oleh perbedaan signifikan soal nilai transfer. Dari Italia, Palace disebut mematok harga sekitar 30 hingga 35 juta euro, angka yang masih masuk dalam perhitungan manajemen Juve. Situasi berubah drastis ketika laporan dari Inggris menyebut banderol sang striker bisa menyentuh 55 hingga 60 juta euro.
Perbedaan nilai itu menjadi dilema besar bagi Juventus yang memiliki keterbatasan anggaran di bursa musim dingin. Harga tersebut dinilai terlalu tinggi untuk pemain pelapis, meski situasi darurat membuat klub sulit berlama-lama menunggu.
Sumber internal Juventus menyebut kondisi ini sebagai situasi rumit. “Kami butuh penyerang sekarang, tapi tidak dengan harga yang merusak keseimbangan finansial,” kata seorang sumber klub.
Masalah Juventus tidak berhenti pada harga. Manchester United disebut ikut memantau situasi Mateta. Dengan kekuatan finansial yang lebih besar, klub Inggris itu berpotensi menyalip Juventus dalam perburuan tanda tangan striker asal Prancis tersebut.
Crystal Palace sendiri berada di posisi tawar yang kuat. Mateta masih terikat kontrak hingga Juni 2027 dan tampil cukup konsisten musim ini dengan catatan 10 gol dan dua assist dari 32 pertandingan di semua kompetisi.
Dengan waktu bursa yang terus berjalan dan kebutuhan yang kian mendesak, Juventus kini berpacu dengan keadaan. Kegagalan mendapatkan Mateta bisa menjadi tragedi tersendiri bagi Bianconeri yang tengah berjuang menjaga produktivitas gol tanpa penyerang utama mereka.@fajar