Daya Baterai Selalu Terisi, Crown Melansir Teknologi Litium-Ion V-Force Terbaru

Editor :
Crown menghadirkan teknologi lithium-ion V-Force baru. /visi.news/prnewswire

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Crown Equipment Corporation, salah satu perusahaanmaterial handling terbesar di dunia, telah meluncurkan solusi-solusi dengan merek V-Force™ yang didukung teknologi litium-ion. V-Force Energy Storage Systems (ESS) buatan Crown mencakup baterai litium-ion dan alat pengisi daya baterai. Solusi tersebut kini tersedia untuk seluruh portofolio truk forklif Crown.

Operator armada logistik ingin mengandalkan satu vendor tepercaya yang memasok truk forklif dan teknologi baterai. Demi menyediakan layanan berkualitas tinggi dan layanan terpadu untuk teknologi litium-ion, Crown telah melansir baterai dan alat pengisi daya baterai V-Force. Seluruh sistem ini didukung oleh jaringan servis dan layanan pelanggan Crown. Teknisi yang sangat ahli juga siap mengunjungi lokasi kerja pelanggan untuk memastikan forklif, alat pengisi daya baterai, dan baterai berada dalam kondisi penggunaan yang tepat.

“Baterai litium-ion V-Force dapat bertahan hingga tiga kali lebih lama ketimbang baterai asam timbal; daya baterai V-Force juga dapat diisi ulang secara lebih cepat, dan menawarkan penambahan daya isi ulang, serta waktu pemakaian yang lebih lama,” jelas Henry Larsen, Motive Power Product Manager and Technology Solutions, Crown. “Daya baterai ini dapat diisi ulang dan dikosongkan secara lebih efisien, serta menghasilkan performa baik secara lebih konsisten ketika diisi ulang. Karena Anda dapat mengisi ulang daya baterai kapan saja, Anda dapat memperpanjang waktu operasional forklif hingga 24 jam. Artinya, Anda dapat memakai forklif dalam satu sif atau lebih tanpa harus mengganti baterai.”

Sistem litium-ion menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan baterai asam timbal, khususnya dalam kondisi penggunaan hingga lebih dari satu sif. Perawatan baterai berkala tidak lagi diperlukan, dan baterai tidak harus diganti atau diisi air aki. Baterai litium-ion bebas dari emisi saat diisi ulang, dan ruang terpisah untuk pengisian daya baterai juga tidak diperlukan. Singkatnya, efisiensi baterai yang lebih baik dan biaya servis yang lebih hemat menghasilkan banyak keunggulan bagi pelanggan.

Baca Juga :  Makanan yang Diduga Jadi Penyebab Warga Keracunan Diperiksa Dinkes Garut

Baterai Crown V-Force telah sesuai dengan standar internasional IEC 62619 untuk digunakan dalam aplikasi industri

Baterai V-Force buatan Crown didesain untuk memenuhi standar otomotif internasional dan standar industri di wilayah lokal dalam hal aspek keamanan ekstrem dan kemudahan penggunaan. Dengan demikian, baterai ini menawarkan lebih banyak fitur ketimbang banyak baterai litium-ion lain di pasaran. Dilengkapi sistem multiple redundant safety, setiap baterai memiliki arsitektur keamanan berjenjang dengan berbagai sekring, serta alat pemantau suhu dan tegangan untuk masing-masing sel baterai. Sistem keamanan ini menjadi fitur bawaan baterai yang melindungi panas berlebih, arus pendek, kelebihan muatan listrik saat pengisian ulang daya atau mencegah pengosongan daya yang terlalu banyak. Lebih lagi, beragam fitur proteksi aktif tersedia untuk mencegah kerusakan baterai akibat kekeliruan operator.

Alat pengisi daya baterai Seri V-Force V-HFM3 dari Crown memenuhi kebutuhan daya listrik yang diperlukan sistem penyimpanan energi litium-ion Anda. Alat pengisi daya Crown ini memiliki performa terbaik berkat proses pengisian daya yang cepat. Alat pengisi daya V-Force memakai teknologi frekuensi tinggi demi mencapai tingkat pengisian daya hingga 1C. Berkat teknologi tersebut, produk ini dapat mengisi daya baterai berkapasitas 400 Ah hingga penuh dalam waktu kurang dari 60 menit, dan menghasilkan arus pengisian daya yang stabil hingga 400 A. Angka-angka ini termasuk yang terbaik di industri. Alat pengisi daya baterai yang mudah digunakan ini dapat menangani tegangan baterai berkisar 24-96 volt untuk V-HFM3. Untuk mendeteksi setiap jenis tegangan baterai secara otomatis dan mengisi daya baterai tanpa memerlukan pengaturan manual, alat pengisi daya baterai ini secara langsung berkomunikasi dengan sistem manajemen baterai lewat CAN bus. Selama pengisian daya baterai, layar antarmuka pengguna yang informatif dan berukuran besar menyajikan informasi yang sangat jelas tentang status pengisian dan operasional baterai.@mpa

Baca Juga :  "Cepat Cair Pengen Nikah", Tulis Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid -19 di Baju Hazmat yang Uang Insentifnya Belum Dibayar Sepeser pun

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ali Kalora Tewas, Irjen Rudy Sufahriadi : Polisi Tak Beri Kesempatan Kelompok MIT Ganti Pimpinan

Ming Sep 19 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Rudy Sufahriadi menegaskan tidak akan memberi kesempatan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) membangun kembali kelompoknya dengan mengganti kepemimpinan setelah tewasnya Ali Kalora. “Tidak ada penggantinya. Kita akan cari sampai dapat (sisa DPO),” tutur Rudy dalam konferensi pers di Polres Parigi Moutong, Minggu (19/9/2021). Saat […]