Debat Ketiga Capres Makin Sengit

Editor Debat Capres ke-3. /tvone/tangkapan layar
Silahkan bagikan
  • Anies Baswedan menyerang Prabowo dengan mengatakan bahwa anggaran pertahanan Indonesia terlalu rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Anies juga menuding Prabowo sebagai orang yang tidak beretika dalam pengadaan alutsista.
  • “Profesor, Anda tidak mengerti pertahanan. Anda tidak mengerti geopolitik. Anda tidak mengerti ekonomi. Anda hanya mengerti teori-teori yang tidak relevan dengan kenyataan,” kata Prabowo dengan nada tinggi.

VISI.NEWS | JAKARTA – Debat ketiga calon presiden (capres) 2024 berlangsung sengit dan panas. Tiga capres, yaitu Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo, saling beradu argumen dan menyampaikan visi-misi mereka di bidang pertahanan, keamanan, hubungan internasional, dan geopolitik.

Salah satu momen yang menarik perhatian adalah ketika Anies Baswedan menanyakan penilaian Ganjar Pranowo terhadap kinerja Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang dipimpin oleh Prabowo Subianto. Anies mengaku ingin tahu pendapat Ganjar karena sebelumnya Ganjar pernah memberi nilai lima pada sektor penegakan hukum.

“Bapak juga pernah beri penilaian 5 kinerja hukum Indonesia, pertanyaan berapa skor Kemhan dari Bapak?” ucap Anies ke Ganjar.

Ganjar pun menjawab bahwa ia juga memberi nilai lima pada sektor pertahanan. Ia mengatakan bahwa ia memiliki data yang mendukung penilaian tersebut. Ia juga menekankan bahwa kritik itu penting untuk perbaikan bangsa.

“Lima juga. Saya punya datanya dan kemudian akan saya sampaikan. Maka di meja saya sudah saya siapkan data satu per satu. Situasi ini enggak enak tapi harus dibuka untuk perbaikan bangsa kritik itu menyehatkan enggak ada rasa dengki di hati,” ujar Ganjar.

Ganjar kemudian membalikkan pertanyaan yang sama kepada Anies. Ia menantang Anies untuk menyebutkan angka penilaian kinerja Kemhan. Anies pun menjawab dengan angka yang jauh lebih rendah dari Ganjar.

Baca Juga :  Eropa dan Amerika Bereaksi, Iran Eksekusi Orang Kedua Pendemo Kasus Kematian Mahsa Amini

“Mas Anies enggak usah takut sebut saja angka berapa kaya saya, sebut aja,” kata Ganjar.

“11 dari 100,” jawab Anies sambil terkekeh.

Sementara itu, Prabowo Subianto yang menjadi capres nomor urut 2 dan juga menteri pertahanan saat ini, tampak tidak terima dengan penilaian Anies. Ia menuding Anies tidak berhak berbicara soal etika karena menurutnya Anies memberi contoh yang tidak baik soal etika.

“Saya merasa bahwa Anda itu posturing, Anda menyesatkan. Itu saja. Saya tuh keberatan, karena saya menilai, maaf ya. Karena Anda desak saya, saya terus saja menilai Anda tidak pantas bicara soal etik. Saya menilai Anda tidak berhak bicara soal etik. Karena Anda memberi contoh yang tidak baik soal etik,” kata Prabowo.

Anies pun tidak tinggal diam. Ia mempersoalkan fenomena ‘orang dalam’ pada pengadaan alutsista di Kemhan. Ia menyebut ada beberapa perusahaan yang diduga terlibat dalam pengadaan alutsista yang berafiliasi dengan Prabowo.

“Kenyataannya pak ketika bapak memimpin di Kemhan banyak orang dalam dalam pengadaan alutsista, PT. Teknologi Militer Indonesia, Indonesia Defence Security. Artinya ada kompromi atas standar etika, ini fakta dan kemudian di dalam pidato bapak mengolok-ngolok tentang pentingnya etika. Saya tidak tega untuk mengulanginya,” ucap Anies.

Di tengah-tengah debat yang memanas, Ganjar Pranowo yang berada di posisi tengah, mencoba untuk mendinginkan suasana. Ia menyebut dirinya sebagai penengah antara dua kawan yang berseteru.

“Mudah-mudahan saya [berada] di tengah untuk mendinginkan dua kawan saya [Prabowo dan Anies Baswedan],” kata Ganjar sambil melempar senyuman.

Debat ketiga Pilpres 2024 juga diwarnai dengan aksi Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Grace Natalie, yang menghampiri moderator debat pada saat jeda iklan. Grace mengaku ingin mempertanyakan apakah boleh pendukung yang duduk di belakang moderator mengacungkan tangan setiap paslon menjawab.

Baca Juga :  Dimensi Pendidikan dalam Ibadah Puasa

“Kami mempertanyakan apa boleh pendukung yang duduk di belakang moderator, setiap paslon menjawab, mengacungkan tangan mereka tinggi-tinggi. Khawatir gerakan-gerakan ini mengganggu konsentrasi semua paslon. Karena pasti tertangkap mata Paslon. Itu ada dalam sudut pandang mata Paslon,” ujar Grace.

Debat ketiga Pilpres 2024 berlangsung selama 120 menit dengan tema “Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional dan Geopolitik”. Debat ini disiarkan secara langsung oleh beberapa stasiun televisi dan media online. Debat ini merupakan debat terakhir sebelum pemilihan presiden pada 17 April 2024.

@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Cuaca Bandung Senin Ini Cerah Berawan hingga Hujan Lebat

Sen Jan 8 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Cuaca di Kota Bandung pada Senin (8/1/2024) diperkirakan cerah berawan hingga hujan lebat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan suhu udara di kota kembang berkisar antara 19-31 derajat Celsius. Dikutip dari laman resmi BMKG, cuaca Kota Bandung pada pagi hari diperkirakan cerah berawan dengan […]