Dede Farhan Aulawi Buka Cara Komunikasi Deskriptif dan Persuasif Satbinmas Polrestabes Surabaya

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SURABAYA – Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polrestabes Surabaya menggelar bimbingan teknis (bimtek) tentang keterampilan komunikasi deskriptif dan persuasif bagi personil Binmas dan para Bhabinkamtibmas, akhir pekan kemarin. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi jajaran Binmas dalam menjalankan tugasnya di tengah masyarakat.

Bimtek ini dibuka oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Drs. H. M. Fadil Imran, M.Si. dan dihadiri oleh seluruh pejabat utama (PJU) Polrestabes Surabaya. Bimtek ini merupakan bagian dari Operasi Mantap Brata yang dilaksanakan dalam rangka membekali personil Polrestabes dan jajaran agar bisa melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) satker dengan sebaik-baiknya guna mendukung kamtibmas yang kondusif jelang pemilu 2024.

Sebagai narasumber, hadir Pemerhati Kepolisian yang juga mantan anggota Kompolnas Dede Farhan Aulawi. Dede menyampaikan materi tentang keterampilan komunikasi deskriptif dan persuasif yang diikuti oleh 173 personil Binmas dan para Bhabinkamtibmas se-Polrestabes Surabaya.

Dede menjelaskan bahwa pengemban fungsi binmas merupakan salah satu satuan kerja (satker) di Polri yang sangat dikenal oleh masyarakat. “Keberadaannya ada di tengah-tengah masyarakat, dan selalu hadir di berbagai acara yang ada di masyarakat. Sehari-hari keliling di wilayah guna memastikan situasi lingkungan aman dan tertib sehingga masyarakat merasa tenang dan nyaman dalam menjalankan berbagai aktivitasnya. Binmas akan menjadi ujung tombak dalam menerima berbagai masukan, atau keluhan yang ada di masyarakat, serta bisa menjelaskan atau membantu memecahkan persoalan yang terjadi masyarakat”, ujarnya seperti disampaikan kepada VISI.NEWS, Selasa (5/12/2023).

Menurut Dede, Satbinmas di Polres bertugas melaksanakan pembinaan masyarakat di lingkungan wilayahnya yang meliputi kegiatan penyuluhan masyarakat, pemberdayaan Perpolisian Masyarakat (Polmas), melaksanakan koordinasi, pengawasan dan pembinaan terhadap bentuk-bentuk pengamanan swakarsa (Pam Swakarsa), Kepolisian Khusus (Polsus), serta kegiatan kerja sama dengan organisasi, lembaga, instansi, dan/atau tokoh masyarakat guna peningkatan kesadaran dan ketaatan masyarakat terhadap hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan serta terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga :  Kapolresta Bandung Cek Personel Pengamanan, Distribusi Logistik dan TPS Pemilu 2024

Dede juga menekankan pentingnya keterampilan komunikasi bagi personil binmas dalam menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat. “Komunikasi itu sesuatu yang mudah untuk diucapkan, tetapi dalam prakteknya tidak sedikit masalah yang timbul akibat kesalahan komunikasi. Baik komunikasi verbal maupun non verbal”, ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa komunikasi deskriptif adalah komunikasi yang bersifat informatif, yaitu memberikan informasi yang jelas, akurat, dan lengkap kepada masyarakat. Sedangkan komunikasi persuasif adalah komunikasi yang bersifat mempengaruhi, yaitu membujuk atau meyakinkan masyarakat untuk melakukan sesuatu yang diinginkan oleh komunikator.

Dede memberikan beberapa contoh dan tips tentang cara berkomunikasi deskriptif dan persuasif yang efektif dan efisien. Ia juga memberikan kesempatan kepada peserta bimtek untuk berlatih dan berdiskusi tentang komunikasi deskriptif dan persuasif.

“Termasuk mengasah keterampilan komunikasi verbal dan non verbal, agar memiliki kepekaan dalam menangkap sinyal-sinyal potensi kerawanan sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam konsep Cegah Dini dan Diteksi Dini”, pungkas Dede mengakhiri keterangan.

@dwi

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

PKB: Anies-Cak Imin Sejalan Soal IKN Nusantara

Sel Des 5 , 2023
Silahkan bagikanVIEI.NEWS | BANDUNG – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membantah pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memiliki perbedaan pandangan soal Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Menurut PKB, Anies dan Cak Imin akan melaksanakan IKN karena itu sudah tertuang dalam Undang-Undang. […]