Deding Ishak,”Rakyat Harus Tahu dan Mengawasi Pelaksanaan APBD”

H. Deding Ishak./rmol.co.id/screenshot
Jangan Lupa Bagikan
  • “Rakyat harus tahu dan mengawasi pelaksanaan APBD, sehingga nanti APBD sebagai dokumen publik ada di kantor desa dan kantor RW, dan media nenjadi mitra dalam mensosialisasikan dan mengawasi APBD tersebut,” ungkap mantan anggota DPR RI selama tiga periode ini.

VISI.NEWS – Salah satu Bakal Calon (Balon) Bupati Bandung dari Partai Golkar H. Deding Ishak mendukung kriteria calon bupati ke depan disamping haru memiliki manajerial skil yang baik juga mendorong transparansi dan akuntabilitas publik.

“Terlepas siapapun yang nanti didukung oleh Partai Golkar untuk maju sebagai Calon Bupati Bandung memang sudah seharusnya punya kemampuan manajerial yang baik dan harus mendorong transaparansi dan akuntabilitas publik, karena itu akan mengangkat marwah partai di mata masyarakat,” ungkap Kang Deding, sapaan pria tersebut kepada VISI.NEWS, menanggapi pernyataan Ketua GNPK RI Kab. Bandung, Imam Supardi, M.M., Kamis (28/5/2020) pagi.

Ia menilai transparansi dan akuntabiltas pengelolaaan APBD sangat penting dan menjadi kunci terjadinya aksesekerasi peningkatan kesejahteraan rakyat, karena anggaran baik dari sisi pendapatan dan dari sisi belanja harus betul-betul harus dijakankan dengan baik, harus  maksimal dan bebas dari pungutan, penyelewengan, serta bocor sehingga kualitas hasil pembangunan bisa terjaga.

“Pengusaha harus untung tapi wajar dan berkah dan tidak boleh ada titipan, setoran yang membebani pengusaha. Kalau pengusaha mau infak, zakat, kan ada wadahnya BAZNAS yang juga harus harus dikelola dengan amanah, transparan dan akuntabel. Kalau mau nyumbang itu bisa masuk pendapatan lain-lain di APBD yang terbuka untuk publik,” tandas politisi senior Partai Golkar ini.

APBD pemerintah kabupaten/kota, katanya, berasal dari rakyat begitu juga pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. APBN dan APBD itu merupakan instrumen utama kebijakan publik dalam mensejahterakan masyarakat. “Rakyat harus tahu dan mengawasi pelaksanaan APBD, sehingga nanti APBD sebagai dokumen publik ada di kantor desa dan kantor RW, dan media nenjadi mitra dalam mensosialisasikan dan mengawasi APBD tersebut,” ungkap Wakil Sekretaris Dewan Etik DPP Partai Golkar Periode 2019-2024 ini.

Untuk mencegah perilaku korupsi, ungkapnya, jika ia terpilih sebagai Bupati Bandung ia akan kerjasama dengan KPK, Kejaksaan Agung, Polri dan berbagai komponen masyarakat, perguruan tinggi tinggi, ormas dan media. “Budaya anti korupsi dimulai dari TK hingga perguruan tinggi. Dimulai dari unit kerja bupati, birokasi kecamatan, desa/kelurahan sampai RW. Alhamdulillah saya punya pengalaman sebagai pimpinan panitia anggaran di DPRD Jawa Barat juga anggota Bangar dan Pimpinan Komisi di DPR RI,” tandasnya.

Tinggal 156 Hari

Pelaksanaan pemungutan suara di Kabupaten Bandung tinggal 156 hari lagi setelah Komisi II DPR-RI menggelar rapat bersama Mendagri dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan memutuskan Pilkada Serentak diundur jadi 9 Desember 2020 akibat dampak pandemi Covid-19.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terus melakukan konsolidasi dan komunikasi politik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dari pemerintah dan menargetkan enam kemenangan dari delapan daerah di Jawa Barat yang akan menggelar hajatan demokrasi ini.

“Partai Golkar menargetkan untuk memenangkan enam dari delapan daerah yang menggelar Pilkada di Jabar,” kata Ketua DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Jawa I, MQ Iswara belum lama ini.

DPP Partai Golkar, katanya, telah mengeluarkan lima Surat Penetapan Sementara (SPS) dan satu Surat Tugas (ST) kepada para calon kepala daerah. SPS diberikan kepada Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Indramayu. Sedangkan ST hany diberikan kepada Kota Depok, sedangkan Kabupaten Bandung dan Tasikmalaya masih menunggu hasil survey.

Untuk Kabupaten Sukabumi SPS Calon Kepala Daerah diberikan kepada incumbent Marwan Hamami, Kabupaten Karawang kepada Yessi Karya dan Firlie Ganinduto, Kabupaten Pangandaran kepada Adang Hadari, Kabupaten Cianjur kepada Herman Suherman dan Tb Mulyana, dan Kabupaten Indramayu kepada Daniel Mutaqien. Sementara, ST Calon Kepala Daerah untuk Kota Depok diberikan kepada Farabi El Fouz.@mpa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Panik Diserang Lawan Saat Tawuran, Pemuda Nekat Melompat ke Sungai

Kam Mei 28 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Tim SAR gabungan masih mencari seorang pemuda yang tenggelam di Sungai Irigasi Tarum Timur lokasi Cinangon Timur, Kecamatan Karawangwetan, Karawang. Korban diketahui bernama Kasmita (22) beralamat di Gang Remaja RT 2/RW 2 Kecamatan Karawangwetan. Petugas Basarnas Bandung Rudi mengatakan, informasi diperoleh korban tenggelam dini hari setelah loncat […]