Dendam Dituduh Curi Ayam, YH Nekat Bakar 3 Unit Mobil

Tersangka pembakaran 3 unit kendaraan saat digelandang petugas ke Mapolsek Indihiang./visi.news/ayi kuraesin
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Pelaku pembakar 3 unit mobil, YH (29) warga Kelurahan Cipedes, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mengaku nekat membakar mobil karena sakit hati yang kemudian timbul rasa dendam setelah dituduh mencuri ayam.

YH tidak merasa mencuri ayam. Namun pemilik mobil Ade Solihat (53) menuduh YH mencuri ayam. Atas tuduhannya itu YH merasa sakit hati dan menyimpan dendam untuk membalas rasa sakitnya itu.

Hingga suatu saat, YH melepas rasa sakit hati dan dendamnya itu dengan membakar mobil milik Ade.

“Saya merasa sakit hati dan dendam setelah dituduh mencuri ayam. Padahal saya tidak mencuri,” ucap YH sambil tertunduk saat dalam pemeriksaan, Selasa (7/7).

Menurutnya, atas tuduhan itu YH merasa sakit hati yang hingga ke ubun-ubun, hingga timbul rasa dendam. Perasaan dendam itu dilampiaskan YH dengan membakar mobil milik Ade, warga Bojongkaum, Kelurahan Panglayungan.

Karena sudah gelap mata oleh rasa dendam, YH membawa karung dari rumahnya dengan maksud membakar mobil. Sesampainya di lokasi, YH menyimpan karung itu di bawah mobil grand max dan membakarnya.

“Saya sudah gelap mata oleh rasa sakit hati dan dendam. Saya berpikir harus membalas rasa sakit hati itu. Maka saya membawa karung dan dibakar di kolong mobil, selanjutnya saya pergi,” kata YH.

Akibat perbuatannya itu, mobil pik-up milik Ade terbakar. Bahkan dua mobil yang berada di dekatnya ikut terbakar. Kejadian itu mengundang perhatian warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Sementara itu Kapolsek Indihiang, Polresta Tasikmalaya, Kompol Didik Rohim Hadi mengatakan semula menyangka kejadian tersebut akibat korsleting listrik. Tapi setelah hasil olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan, ternyata kebakaran itu bukan akibat korsleting listrik. Sekitar seminggu melakulan penyelidikan, akhirnya dapat mengungkap kasus tersebut.

“Benar, awalnya ada laporan dari warga mobil terbakar. Setelah dilakulan olah TKP dan penyelidikan, ada kejanggalan atas terbakarnya itu. Selanjutnya ditindaklanjuti di lapangan,” ucapnya.

Menurutnya, hasil olah TKP terungkap bahwa itu disimpulkan bukan akibat korsleting listrik, namun ada unsur kesengajaan. Atas kesimpulan itu, pihaknya pun meningkatkan penyelidikan, melakukan pemeriksaan saksi yang dianggap mengetahui kejadian tersebut.

Selama seminggu melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi, hingga akhirnya mengarah pada tersangka. Tidak membutuhkan waktu lama, tersangka pun berhasil diringkus.

“Tak membutuhkan waktu lama, setelah diperoleh titik terang pelakunya langsung diamankan,” tuturnya.

Dikatakan dia, tanpa mengelak pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku juga mengakui perbuatannya itu didasari sakit hati terhadap korban. Antara tersangka dengan korban pernah ada permasalahan. Kemudian tersangka melampiaskan kekesalannya dengan membakar mobil korban.

“Tersangka terancam hukuman 12 tahun penjara karena melanggar pasal 187 KUHPidana,” tuturnya.

Dijelaskan Didik, kasus ini berawal dari 3 buah mobil yang sedang terparkir di Kampung Gunungbalaba, Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Senin (29/06/2020) malam pukul 22.30. Sebanyak 3 unit mobil hangus terbakar dalam satu malam.

Ketiga mobil itu adalah pick-up Grand Max warna putih bernopol Z 8832 KG milik Ade (53), warga Bojong Kaum, Cipedes, sedan Toyota Corola Dx bernopol D 1480 KN, milik Dani (32) warga Panglayungan, Cipedes. Kemudian pick-up Suzuki tanpa plat nomor sudah rusak alias tidak jalan milik Ujang Doon (40), warga Panglayungan, Cipedes.

Api diduga muncul dari mobil pick-up Grand Max. Akibat kebakaran itu, ketiga mobil mengalami kerusakan dan tidak dapat digunakan kembali. Kerugian ditaksir sekitar Rp 90.000.000. @akr

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ksatria Pecinta Lingkungan Siap Abdikan Diri untuk Kab. Bandung

Sel Jul 7 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Kerusakan lingkungan di wilayah Kabupaten Bandung perlu dibenahi secara signifikan, hal itu menurut Bakal Calon Bupati Bandung dari Partai Demokrat, Eri Djuwono, perlu ditindak lanjuti secepatnya agar tidak meluas ke lokasi lain. Salah satu upaya yang dinilai efektif, menurutnya, dengan melibatlan masyarakat sekitar sebagai penerima amanah, […]