VISI.NEWS | KEDIRI – Bek kiri PERSIB, Alfeandra Dewangga Santosa, mengaku kecewa atas hasil imbang 1-1 saat menghadapi Persik Kediri pada laga pekan ke-16 Super League 2025/26 di Stadion Brawijaya, Senin, 5 Januari 2026. Menurutnya, satu poin bukanlah target yang dicanangkan tim Maung Bandung dalam lawatan tersebut.
Dewangga menilai, PERSIB seharusnya mampu membawa pulang kemenangan jika melihat jalannya pertandingan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan dan penguasaan permainan sempat berada di tangan Pangeran Biru, terutama pada babak kedua.
“Pasti kurang bahagia karena kami seharusnya menang, tetapi hasil akhir harus berbagi satu poin,” ujar Dewangga dalam konferensi pers usai pertandingan.
Pada babak pertama, kedua tim bermain imbang tanpa gol. Memasuki paruh kedua, PERSIB tampil lebih agresif dan akhirnya memecah kebuntuan lewat gol Saddil Ramdani pada menit ke-68, yang sempat membawa harapan kemenangan bagi tim tamu.
Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga peluit panjang dibunyikan. Persik Kediri berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Muhammad Firly pada menit 90+5, yang membuat PERSIB harus puas dengan hasil imbang di penghujung laga.
Dewangga mengakui gol telat tersebut menjadi pukulan berat bagi seluruh pemain. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tim harus segera melupakan kekecewaan dan fokus menatap pertandingan selanjutnya.
PERSIB dijadwalkan menghadapi laga krusial pada pekan ke-17 dengan menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu, 11 Januari 2026. Dewangga pun optimistis timnya mampu bangkit dan kembali ke jalur kemenangan demi menjaga persaingan di papan atas klasemen.
@uli












