VISI.NEWS | JAKARTA –Presiden Prabowo Subianto kembali hadir di tengah warga terdampak banjir di Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu (7/12). Berbeda dari kunjungan sebelumnya, kali ini Prabowo menegaskan sikap tegasnya terhadap kepala daerah yang dinilai abai dalam situasi krisis, sekaligus mengeluarkan tujuh arahan baru untuk percepatan pemulihan.
Dalam peninjauan kedua itu, Prabowo melihat langsung progres pembangunan jembatan bailey yang masih setengah terpasang di Kecamatan Juli. Di lokasi, Prabowo menekankan bahwa pemimpin daerah harus berada di garis depan saat rakyat menghadapi musibah.
“Saya tidak mau ada pemimpin yang meninggalkan rakyatnya. Kalau ada yang lari saat bencana, ya harus diproses. Pemimpin itu tugasnya hadir, bukan menghilang,” tegas Prabowo di hadapan jajarannya.
Tunjuk KSAD Maruli Pimpin Satgas Jembatan
Prabowo memerintahkan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak untuk memimpin satgas percepatan perbaikan jembatan di wilayah terdampak banjir di Sumatera. Menurutnya, akses menjadi kunci sebelum bantuan dan perbaikan lain bisa dilakukan.
“Tadi kita lihat semua usaha sudah dikerahkan. Semua jembatan harus segera kita perbaiki. Mudah-mudahan satu-dua minggu selesai,” ujarnya.
Maruli yang ikut mendampingi Prabowo langsung merespons singkat, “Siap, Pak.”
- Selain itu, Prabowo juga meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengerahkan semua kekuatan. “Kapal @fajar












