Di Kota Solo Pemkot Pasang Panel Surya di Sekolah. Ini Alasannya

Editor Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, siswa SD Negeri Kleco 1 dan para guru, mencoba menggunakan perangkat SCS di halaman SD Negeri Kleco 1 untuk mengisi baterai perangkat elektronik./visi.news/tok suwarto
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menanggapi topik pertemuan 20 negara atau G20 yang akan berlangsung di Bali, dengan memasang panel surya pemasok energi listrik di lingkungan sekolah.

Dalam merealisasikan program listrik tenaga surya, Pemkot Solo mendapat bantuan melalui program corporate social responsibility (CSR) Yayasan “Sinar Utama Nusantara” (SUN) yang memasang instalasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di 3 sekolah, yakni Sekolah Dasar (SD) Negeri Kleco 1, SD Negeri Kleco 2 dan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Kota Solo.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Etty Retnowati, menerima penyerahan instalasi atap PTLS dan solar charging station (SCS) untuk charging perangkat elektronik dari Corporate External Affair Head PT SUN, Anggita Pradipta, di SD Negeri Kleco 1, Jumat (11/2/2022).

Wali Kota Solo, Gibran, seusai menerima bantuan CSR Yayasan SUN di aula SD Negeri Kleco 1, menyatakan, Pemkot Solo secara bertahap juga akan memasang panel-panel surya di lingkungan sekolah lain.

“Saat ini sudah ada dua SD dan satu SMP, serta beberapa SMK yang sudah terpasang. Nanti tergantung kebutuhan tiap sekolah. Kami akan koordinasi dengan yayasan PT SUN untuk kelanjutan bantuan CSR panel surya,” katanya.

Disamping yayasan di bawah PT SUN, menurut Gibran, Pemkot Solo juga menggandeng sejumlah perusahaan yang diharapkan menyalurkan bantuan panel surya melalui program tanggung jawab sosial.

“Kita tidak menargetkan jumlah
sekolah yang akan dipasangi panel surya. Namun ada beberapa perusahaan yang berkomitmen menyumbang panel solar. Ini sejalan dengan kesepakatan yang akan dibahas di pertemuan G20. Nggak ada target. Tergantung yang ngasih CSR,” tutur Gibran.

Baca Juga :  Tips Panduan Liburan di Kota Bandung Saat Libur Akhir Tahun

Corporate External Affair Head PT SUN, Anggita Pradipta, menjelaskan, pada tahap pertama ini pihaknya menempatkan dua model panel surya yang dipasang di tiga sekolah.

Kedua model tersebut, ada yang dipasang di atap gedung sekolah dan ada yang tempat khusus untuk keperluan edukasi.
“Panel surya yang di atap tanpa baterai. Sehingga penggunaannya hanya bisa pada siang hari. Sedangkan yang di halaman sekolah menggunakan baterai, sehingga bisa dipakai malam hari,” ujar Anggita.

Anggita mengungkapkan, penggunaan panel surya di sekolah bisa menghemat listrik dan pengeluaran biaya sampai 30 persen. Penggunaan panel surya di sekolah pada tahap pertama senilai Rp 500 juta, sekaligus bisa dimanfaatkan untuk edukasi tentang penggunaan energi listrik baru dan terbarukan yang tidak berbahan baku fosil.

Seusai menerima penyerahan panel surya secara simbolis, Wali Kota Solo, Gibran, bersama sejumlah siswa SD Negeri Kleco 1 mengisi baterei melalui perangkat SCS di halaman sekolah.

Dalam penyerahan tersebut, Anggita Pradipta juga menyerahkan sertifikat dari Yayasan PT SUN kepada Kepala SD Negeri Kleco 1, Triyatmoko, kepada Kepala SD Negeri Kleco 2, Siti Syamsiyah dan kepada Kepala SMP Negeri 3, Florentina Dwi Maryati.@tok

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

REFLEKSI | Kegembiraan

Sab Feb 12 , 2022
Silahkan bagikanOleh Bambang Melga Suprayogi M.Sn. GEMBIRA itu tidak berarti harus saat hati kita senang saja, semisal mendapat keistimewaan, mendapat hadiah, mendapat kemudahan, dan sebagainya. Untuk hal gembira semacam ini, itu adalah hal yang wajar, lumrah, dan biasa. Gembira merupakan perasaan hati, puas akan karunia baik, yang Allah berikan. Lalu […]