Di Pilkada Kab. Tasik, Aka Gandeng Roda Tiga Konsultan

Editor :
Roda Tiga Konsultan melakukan pemaparan seputar program pemenangan Pilkada 2020 bagi Ahmad Tazakka./visi.news/hana mikhail.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Ahmad Tazakka Bonanza semakin serius untuk maju di Pilkada Tasikamlaya 2020. Bahkan ia sudah menyiapkan tim konsultan.

Aka, panggilan karib Ahmad Tazakka, bertemu langsung dengan Direktur Eksekutif Roda Tiga Konsultan, M Kahfi Siregar dan tim di Kantor Roda Tiga Konsultan Jl. Lb. Bulus I No.1C, RW.4, West Cilandak, Cilandak, South Jakarta City, Jakarta 12430 Selasa (2/6).

Ahmad Tazakka Bonanza mengatakan, pendampingan oleh pihak konsultan dibutuhkan dalam mengarungi kontestasi politik di Kabupaten Tasikmalaya. Pasalnya, dalam dunia politik dirinya seorang pendatang baru.

“Maka, saya dan tim mencari lembaga konsultan politik yang sesuai dengan harapan kami dan dapat membantu kami dalam proses kontestasi,” katanya.

Aka mengakui, dari berbagai pertimbangan dan hasil diskusi, pihaknya memutuskan untuk menggandeng Roda Tiga Konsultan untuk mendampinginya pada pemilu Bupati Kabupaten Tasikmalaya 2020.

“Tiga Roda Konsultan memiliki kredibilitas yang baik dan berpengalaman. Makanya kami pilih sebagai tim konsultan politik yang akan memetakan kondisi di lapangan nanti,” kata Aka.

Sementara it, Direktur Eksekutif Roda Tiga Konsultan, M. Kahfi Siregar mengatakan, peran pendampingan dan bantuan yang akan diberikan sesuai dengan kesepakatan kerja sama.

“Sebagai konsultan politik dan lembaga survei kami akan berikan data dan masukan untuk langkah – langkah tim ke depannya” Jelas Kahfi. @hml

Baca Juga :  Evaluasi Terbaru Menemukan Merk-merk dan Bank-bank Besar Gagal Menghentikan Deforestasi dan Pelanggaran HAM

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

17.300 Pekerja di Jawa Barat Kena PHK Karena Pandemi Covid-19

Ming Jun 7 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyatakan, sebanyak 17.300 pekerja Jabar sudah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan 78.992 pekerja dirumahkan selama pandemi Covid-19, kemudian sekitar 5.573 pekerja migran Indonesia asal Jabar mengalami repatriasi atau dipulangkan ke Indonesia. “Kami (Disnakertrans Jabar) menyediakan layanan asistensi […]