Diam-Diam DPR Lanjutkan Bahas RUU Omnibus Law, Bambang Eka: Pekerja/Buruh Lakukan Mogok Nasional!

Bambang Eka dalam aksi demo pekerja./visi.news/ist
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Depenas Gaspermindo) Bambang Eka menyatakan sangat prihatin dengan sikap pemerintah yang tidak mendengar tuntutan serikat pekerja/serikat buruh. Balegnas DPR dan pemerintah kembali melanjutkan dan mengejar target pembahasan RUU Omnibus Law Bidang Ketenagakerjaan.

“RUU Cipta Lapangan Kerja ini isinya sangat menakutkan bagi pekerja/buruh. Apa yang terjadi bila pemerintah tetap mengejar target untuk segera menyelesaikan pembahasan RUU Bidang Ketenagakerjaan ini, padahal pemerintah sempat menyatakan akan mengesampingkannya,” ungkap Bambang Eka kepada VISI.NEWS, Jumat (7/8/2020) siang.

Bambang Eka bersama pengurus Gaspermindo lainnya./visi.news/ist

Menurutnya, ketakutan pekerja/buruh ini sudah disampaikan berkali-kali kepada pemerintah tapi mereka seperti tak mau mendangar kekhawatiran para pekerja/buruh. “RUU Bidang Ketenagakerjaan ini akan menghilangkan hak-hak buruh yang sudah ada dan makin diperluasnya sistem kerja kontrak yang selama ini sudah membuat kaum buruh menderita. Bukannya diperbaiki malah makin menyusahkan dan semakin diperluas,” ungkapnya.

Maka dengan kondisi tersebut, kata Bambang Eka, tidak ada jalan lain kaum buruh akan melakukan upaya yang lebih kuat yaitu sikap bersama penolakan dalam bentuk mogok nasional.

“Hanya itu yang bisa kami lakukan bila pemerintah diam-diam dalam reses DPR saat ini malah dipergunakan melakukan pembahasan RUU Omnibus Law. Kami dari Gaspermindo sepakat dengan serikat pekerja lainnya untuk bersatu melakukan aksi bersama di seluruh wilayah Indonesia bergabung untuk mengadakan perlawanan,” cetus Bambang.

Katanya, perlawanan yang akan dilakukan kaum pekerja/buruh kali ini akan lebih total karena pemerintah sudah tidak bisa dipegang lagi janjinya. “Kami atas nama Depenas Gaspermindo mengintruksikan untuk mengadakan perlawanan berbentuk penolakan dengan mogok nasional bersama dengan serikat pekerja/serikat buruh lainnya di seluruh Indonesia. Dengan persatuan, kaum buruh kita melawan!,” pungkasnya.@mpa/asa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gugus Tugas Lakukan Swab Test ke 11.069 Warga Kab. Bandung, Hasilnya 173 Positif Covid-19

Jum Agu 7 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Memasuki Masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, melakukan swab test kepada 11.069 warga di beberapa tempat. Hasilnya, ditemukan sebanyak 173 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Bandung, drg. Grace Mediana Purnami, M.Kes., mengatakan di […]