Diduga Positif Covid-19, Seorang Pria dan Keluarga di Tasik Ngamuk Tolak Dijemput Paksa Petugas

Jangan Lupa Bagikan

Warga berkerumun saat menyaksikan proses penjemputan yang terduga virus corona di Kota Tasikmalaya./visi.news/erm

VISI.NEWS – Upaya Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Tasikmalaya, menjemput seorang lelaki yang diduga positif Covid 19 di Jalan Rumah Sakit, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya mendapat perlawanan, Jumat (15/5) lalu.

Keluarga terduga melawan dan ngamuk kepada petugas yang datang dengan alat pelindung diri (APD).

Petugas dikawal anggota TNI dan Polri. Namun karena tidak mampu meyakinkan keluarga dan pasien tersebut untuk diberi pelayanan kesehatan di rumah sakit rujukan, membuat pasien dan keluarga mengamuk.

Bahkan, terduga pasien dan keluarganya mencoba mengancam dengan cara memeluk siapa saja yang mendekat. Dia juga berteriak-teriak bahwa kondisinya sehat.

Sebelumnya, tim medis yang didampingi TNI dan Polri juga sempat melakukan penjemputan. Namun, tidak berhasil karena pasien dan keluarga menolak hingga mengamuk.

“Terus mengamuk saat dijemput paksa oleh tim gugus tugas. Terduga pasien itu mengaku bahwa kondisinya sehat karena sebelumnya sudah menjalani isolasi di TMC,” kata salah seorang warga yang enggan disebut identitasnya.

Sementara Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Mochammad Yusuf mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan jemput paksa sesuai protokol kesehatan saat menemukan adanya warga yang diduga terpapar. Pasien itu harus segera diisolasi.

“Kita terpaksa melakukan penjemputan setelah ada hasil swab yang menyatakan terduga positif. Sesuai SOP terpaksa harus jemput paksa,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat membenarkan sebelumnya terduga menjalani isolasi dan melakukan rapid test yang hasilnya negatif.

Namun, sebelum pulang terduga kembali dilakukan tes dengan swab. Hasilnya, ternyata menunjukan bahwa terduga positif.

“Terduga harus dijemput guna penanganan medis setelah keluar hasil tesnya. Meski demikian kami sebenarnya sangat berharap terduga benar-benar negatif,” ucapnya.

Menurutnya, jika sampai dinyatakan positif maka pihaknya akan melakukan tracing ke seluruh warga setempat khususnya keluarga terduga. @erm

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kapolresta Bandung Bagikan Takjil pada Petugas Pospam Ketupat Covid-19 dan Paket Sembako kepada Warga

Ming Mei 17 , 2020
Jangan Lupa BagikanKapolresta Bandung Kombes. Pol Hendra Kurniawan membagikan bingkisan hidangan makanan dan buah-buahan untuk berbuka puasa kepada para personel gabungan yang bertugas di Pospam Ketupat Covid-19, Jumat (15/5)./visi.news/budimantara. VISI.NEWS – Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, membagikan bingkisan berbagai jenis makanan dan buah-buahan untuk takjil (buka puasa) kepada para […]