VISI.NEWS | JAKARTA – Dalam debat Pilkada Jakarta 2024 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, calon gubernur nomor urut 3, Pramono Anung, mengkritik kinerja Ridwan Kamil, calon gubernur nomor urut 1, terkait perhatian terhadap kelompok disabilitas. Pertanyaan Pramono mengarah pada bagaimana Ridwan, yang sebelumnya menjabat Gubernur Jawa Barat, mengelola isu ini dalam konteks transformasi Jakarta sebagai kota global.
Pramono mengungkapkan, “Pertanyaan saya sederhana, bagaimana Kang Emil dalam konteks SDM transformasi menjadi kota global kepada kelompok disabilitas?” Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap aksesibilitas di Jakarta dan Bandung yang memiliki kesamaan karakteristik.
Menanggapi kritik tersebut, Ridwan Kamil menjelaskan berbagai inisiatif yang telah dilakukan selama masa jabatannya di Jawa Barat. Ia menyoroti pembangunan jalur tunanetra di trotoar dan perempatan jalan sebagai upaya konkret untuk meningkatkan infrastruktur bagi penyandang disabilitas.
Ridwan juga berbagi pengalamannya dalam memberikan arahan kepada wali kota terkait warna jalur tunanetra. “Saya bilang, ini bukan soal warna, tetapi kuning adalah warna yang paling bisa dilihat oleh penyandang low vision,” ujarnya, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan aksesibilitas.
Meskipun demikian, Pramono tetap menekankan kurangnya keberpihakan Ridwan terhadap kaum disabilitas. Ia mengutip pengalaman temannya, Farhan Helmi, yang mengalami kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari sebagai Ketua Dilans di Bandung, menunjukkan bahwa tantangan masih ada.
Ridwan Kamil, merespons kritik tersebut, menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan yang ada dan berkomitmen untuk lebih memperhatikan hak-hak penyandang disabilitas jika terpilih sebagai Gubernur Jakarta. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi untuk memastikan Jakarta ramah bagi semua, terutama bagi penyandang disabilitas.
Debat ini mencerminkan dinamika yang berlangsung dalam Pilkada Jakarta, di mana isu aksesibilitas bagi kelompok disabilitas menjadi salah satu fokus penting bagi calon pemimpin.
@uli