Dilengkapi Fasilitas Mewah dan Tarif Terjangkau, Oetomo Hospital di Jalan Bojongsoang Diresmikan

Editor Oetomo Hospital di Jalan Raya Bojongsoang No 156, Desa Lengkong, Kec. Bojongsoang Kab. Bandung, pada Selasa (7/3/2023) diresmikan oleh Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Barat. /visi.news/gustav viktorizal
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BOJONGSOANG – Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Jawa Barat Dr Hj Atalia Praratya, hari ini Selasa (7/3/2023), meresmikan Oetomo Hospital yang didirikan oleh Keluarga Oetomo Wijaya di Jalan Raya Bojongsoang, Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Hadir dalam peresmian rumah sakit di dekat gerbang masuk Podomoro Park ini Kapolda Jawa Barat Irjenpol Suntana, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dr. R. Nina Susana Dewi, Sp.PK(K)., M.Kes., MMRS, Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kab.Bandung Muhammad Fakhriza, serta jajaran forkopimda dan forkopimcam.

“Menjadi langkah awal Oetomo Hospital melalui visi dan misinya untuk menjadi rumah sakit berkualitas dengan asas welas asih, ketulusan dan kepedulian,” ujar Isteri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tersebut.

Kebutuhan adanya fasilitas pelayanan kesehatan yang mumpuni, katanya, sangat dibutuhkan di Kabupaten Bandung, yang dimana pada saat ini penduduknya menduduki peringkat kedua dengan jumlah tertinggi di Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu, Direktur Oetomo Hospital Dr. M. Satrio Ajie Wicaksono., M.A.R.S., disela-sela peresmian kepada VISI.NEWS, Selasa (7/3/2023), mengatakan bahwa rumah sakit ini akan berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi pasiennya.

“Kami hadir dan berupaya untuk memberikan fasilitas terbaik, Oetomo Hospital pun akan menerima pasien bagi BPJS kesehatan dan akan membantu Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memberikan fasilitas kesehatan bagi masyarakat, memiliki akses ke pelayanan kesehatan berkualitas adalah hak setiap orang, dan kami bertekad untuk memastikan bahwa setiap pasien yang datang ke Oetomo Hospital menerima pelayanan terbaik tanpa terpengaruh oleh masalah finansial, serta menjadi Rumah Sakit pilihan utama bagi masyarakat di Kab. Bandung dan sekitarnya, ” ungkapnya.

Baca Juga :  Emma Dety Bicara Tentang Hari Kartini

Pada kesempatan yang sama, Marketing Public Relation Oetomo Hospital, Daisy Franika mengatakan bahwa berdirinya rumah sakit tersebut atas inisiasi generasi keluarga besar Oetomo Wijaya.

“Bapak Oetomo Wijaya adalah salah seorang figur yang baik dan mudah menolong sesama, dan ini dibangun pertama kalinya oleh sepuluh orang anak-anaknya atas dasar misi sosial sebetulnya, untuk membuat rumah sakit dengan menghadirkan fasilitas yang mewah dan tentu dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Dikatakan Daisy, fasilitas unggulanya antara lain Oetomo Hospital Magnetic Resonance Imaging (MRI), Pachoemulsifikasi, Echocardiografi, Treadmill Test, CT Scan 128 Slice, dan Rehab Medik yang dilengkapi dengan fasilitas Fisioterapi, Okupasi Terapi, dan Terapi Wicara Terdiri dari poliklinik Obgyn, Anak, Mata, Jantung, dan lainnya.

“Kita tahu bahwa di Kabupaten Bandung masih jarang Rumah sakit Tipe C dengan kapasitas diatas 100 bed yang menggunakan layanan unggulan seperti yang saya katakan barusan, tentu pelayanan semuanya kita kerjasama dengan BPJS Kesehatan, ” ujarnya.

“Setelah peresmian ini, ada program bakti sosial yang kami rangkai dalam bentuk CSR kita, terhadap warga masyarakat, tanggal 10 – 17 maret 2023 yang diantaranya ada cek gula darah, kolestrol, TTV dan asam urat untuk 100 orang, olahraga bersama , dan cek USG gratis untuk 50 orang ibu hamil, kita sudah kerjasama dengan doktor ahli dan rekom farmasinya juga,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dirinya menyebutkan masih membuka lowongan pekerjaan baik untuk medis maupun non medis, dan untuk persyaratan lebih lengkapnya bisa diakses melalui akun instagram @oetomo.hospital@gvr

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Polri Diminta Usut Tuntas Skema Jual Beli Masuk Bintara

Sel Mar 7 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengecam dugaan praktik jual beli penerimaan Bintara di lingkungan Polda Jawa Tengah (Jateng). Sahroni meminta Polri mendalami dan mengusut tuntas skema dan jaringan tersebut karena diduga praktik jual beli masuk Bintara berlangsung secara sistematis. “Mohon ditelusuri lebih […]