Dinsos Lakukan Evaluasi Bantuan Sembako agar Tepat Sasaran di Masa Pandemi

Editor :
Kabid Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Nia Nindhiawati, SH., M. Si./visi.news/ki agus.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS — Menyikapi adanya indikasi bantuan tidak tepat sasaran, disebutkan Kabid Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Nia Nindhiawati, SH., M. Si., saat ini tengah dilakukan evaluasi agar bantuan bisa sesuai peruntukkannya.

Termasuk bagi penerima bantuan yang dijadikan masalah, dikemukakannya akan dilakukan verifikasi, dengan tujuannya agar penerima bantuan bisa bergilir dan tidak hanya orang-orang itu saja. Apalagi dimasa pandemi covid 19 ini, banyak warga yang sangat mengharapkan bantuan.

Nia menambahkan, bantuan yang diterima warga tidak berbentuk uang melainkan sembako. Dari sembako itu yang diprioritaskan penerintah adalah, ikan, telur, daging. Ketiga bahan pokok untuk mencegah terjadinya stunting bagi anak.

“Dimasa pandemi ini memang ruang gerak kami sangat terbatas, karena ada rasa takut terdampak covid,” katanya usai Kegiatan Evaluasi Pembagian Sembako Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Gedung Ormas, Rabu (25/11/2020).

Jadi pelaksanaannya, dijelaskan Nia, harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi saat ini, terutama dengan mematuhi penerapan protokol kesehatan. Tujuannyanjelas agar warga termasuk perugas bisa terhindar dari ancaman covid.

Nara Sumber di Kegiatan evaluasi di Gedung Ormas tersebut, ungkap dia, dengan nara sumber dari Kementerian Sosial dan Direktorat Penanganan Fakir Miskin Provinsi Jawa Barat dengan dihadiri perwakilan dari 31 Kecamatan sebanyak 123 orang undangan.

“Jumlah tersebut hanya sebagian dari total yang ada. Alasannya kita harus mematuhi zona distancing, physical distancing, dan sosial distancing,” ujarnya.

Selain dilakukan evaluasi, dia melanjutkan, akan dibentuk program-program baru untuk 2021 nanti yang mungkin alan ada penambahan kuota penerima dikarenakan dampak pandemi covid 19. Namun yang pasti, penanganan fakir miskin berupa pelayanan pembagian sembako, akan terus diupayakan bisa maksimal dan tepat sasaran setelah sebelumnya diverifikasi terjadi penambahan.

Undangan yang hadir melibatkan Petugas Puskesos, PKH, Suplier, Agen, dan beberapa pendampingan yang berperan di dalam pelaksanaan kegiatan sosial yang dilakukan. @qia.

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Satu Mobil dan Beberapa Motor Mogok Akibat Gemangan Air di Jalan Al Fathu

Rab Nov 25 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS — Satu mobil dan beberapa motor mengalami mogok akibat genangan air di ruas Jalan Al Fathu di samping Kantor Pemerintahan Kabupaten Bandung. Genangan air itu terjadi karena sirkulasi air ke selokan mampet. Pemilik mobil yang mogok, Rina, warga Soreang, mengatakan, mobilnya tidak bisa maju karena terendam dan mogok […]