VISI.NEWS – Sebanyak lima orang dari total 12 pasien positif Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi RSUD dr Slamet Garut, Jawa Barat, dinyatakan telah sembuh. Mereka pun kemudian diperbolehkan pulang ke rumahnya masing-masing.
Kegiatan pemulangan lima pasien positif Covid-19 yang dinyatakan telah sembuh dilaksanakan secara simbolis oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan di Pendopo Garut, Selasa (16/6).
Kegiatan tersebut dihadiri pula oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Garut secara lengkap.
Dikatakan Rudy, dari lima pasien yang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan untuk pulang itu, empat di antaranya merupakan satu keluarga. Mereka merupakan warga Kampung Baeud, Desa Samida, Kecamatan Selaawi.
“Alhamdulillah hari ini ada lagi lima pasien positif Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Empat di antaranya berasal dari satu keluarga dari Kampung Baeud, sedangkan yang satu orang lagi merupakan warga Kecamatan Leuwigoong,” ujar Rudy.
Dengan dipulangkannya lima orang pasien positif Covid-19 karena sudah sembuh, tutur Rudy, kini di ruang isoalsi RSUD dr Slamet Garut tinggal tujuh orang pasien yang masih menjalani perawatan.
Rencananya, dalam waktu dekat juga akan ada pasien positif yang dipulangkan karena juga sudah dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan.
“Tinggal tujuh orang yang masih ada di ruang isolasi RSUD dr Slamet dan itu pun kondisinya saat ini sudah semakin membaik. Insyaallah pekan depan akan ada lima pasien lagi akan kita pulangkan,” katanya.
Rudy menyampaikan, dari total kasus pasien positif Covid-19 di Garut yang mencapai 25, saat ini 15 di antaranya sudah sembuh dan dipulangkan ke rumahnya. Sementara itu tujuh orang lainnya masih dalam perawatan serta tiga orang lainnya telah meninggal dunia.
Diharapkan Rudy, kasus positif COvid-19 di Garut tidak akan mengalami penambahan lagi. Ia mengkalim upaya penanganan dan pencegahan Covid-19 di daerahnya sudah berjalan dengan baik, apalagi kini Garut sudah mempunyai alat PCR sendiri sehingga bisa melaksanakan swab test dalam jumlah yang banyak dan pengujiannya bisa dilaksanakan di Garut. @zhr