Search
Close this search box.

Disdukcapil Bandung Lakukan Pendataan Penduduk Non Permanen Pasca Lebaran

Sejumlah pendatang tiba di terminal./visi.news/pemkot bandung.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung akan menggelar kegiatan Imbauan Simpatik Sadar Adminduk pada 7–8 April 2025 untuk mendata penduduk non permanen yang masuk ke Kota Bandung usai Lebaran. Kegiatan ini akan berlangsung di dua titik kedatangan utama: Stasiun Kiaracondong dan Terminal Cicaheum.

Kepala Disdukcapil Kota Bandung, Tatang Muhtar, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan dan mendata para pendatang yang tinggal sementara di Bandung. Disdukcapil bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kota Bandung dan aparat kewilayahan Kelurahan Cicaheum dan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong.

Ia mengatakan para pendatang melapor ke RT/RW dan mencatatkan diri sebagai penduduk non permanen, agar data kependudukan lebih akurat.

“Termasuk memberikan pelayanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan menyediakan layanan administrasi kependudukan lainnya, seperti pemutakhiran Kartu Keluarga (KK),” jelas Tatang.

Pada 2024, Disdukcapil mencatat ada 2.962 penduduk non permanen di Kota Bandung. Namun hingga Maret 2025, jumlah yang terdata baru mencapai 488 orang. Kebanyakan dari mereka datang untuk bekerja atau menempuh pendidikan.

Data ini sangat penting bagi pemerintah kota untuk merancang kebijakan dan penyediaan fasilitas publik seperti air bersih, pengelolaan sampah, dan infrastruktur lainnya.

Warga yang tidak berniat pindah secara permanen tetap diwajibkan untuk mendaftar sebagai penduduk non permanen. Pendaftaran bisa dilakukan secara online melalui aplikasi Salaman atau melalui situs resmi https://penduduknonpermanen.kemendagri.go.id.

Kegiatan ini sesuai dengan Permendagri Nomor 74 Tahun 2022 dan Perda Kota Bandung Nomor 4 Tahun 2015 tentang administrasi kependudukan.

Selain di stasiun dan terminal, kegiatan serupa juga akan dilakukan rutin di wilayah yang banyak rumah kontrakan dan kos-kosan. @ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :