VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung kembali melaksanakan langkah-langkah strategis dan upaya peningkatan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
Hari Selasa (6/1/2026), Disdukcapil Kabupaten Bandung kembali menggelar sosialisasi digitalisasi laporan kematian. Sosialisasi ini dilaksanakan di ruang rapat Disdukcapil Kabupaten Bandung, Soreang.
“Sosialisasi ini dalam rangka meningkatkan tertib administrasi kependudukan serta mengoptimalkan pelaporan peristiwa kependudukan secara cepat, akurat, dan terintegrasi,” kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Bandung, Tata Irawan di Soreang.
Tata Irawan mengatakan, kegiatan sosialisasi digitalisasi laporan kematian ini dengan mengundang para petugas registrasi desa sebagai garda terdepan dalam pencatatan peristiwa kependudukan di tingkat kewilayahan.
“Sosialisasi ini bertujuan untuk membangun pemahaman bersama terkait penerapan pelaporan peristiwa kependudukan berbasis digital, khususnya pelaporan kematian, sehingga proses administrasi dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, dan terintegrasi dengan sistem kependudukan nasional,” tutur Kepala Disdukcapil.
Melalui digitalisasi, lanjut Tata Irawan, diharapkan kualitas data kependudukan semakin valid dan mutakhir sebagai dasar perencanaan dan pelayanan publik.
Dalam kesempatan tersebut, kata dia, peserta diberikan penjelasan mengenai alur pelaporan, pemanfaatan sistem digital, serta pentingnya peran aktif petugas registrasi desa dalam mendukung akurasi data kependudukan.
Melalui kegiatan ini, Disdukcapil menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi digital layanan administrasi kependudukan guna mewujudkan pelayanan publik yang prima, responsif, dan berbasis data yang andal. @kos












