Diskominfo: Perlu Bersinergi dengan PWI dalam Hal Penyampaian Informasi

Jajaran Diskominfo (kanan) dan pengurus PWI Kab. Bandung (kiri) audensi, Jumat (10/7)./visi.news/istimewa.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Tugas dan fungsi Dinas Komukasi dan Informasi (Diskominfo) tidak bisa lepas dari media. Demikian dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bandung Yudi Abdurahman saat beraudiensi dengan pengurus PWI Kabupaten Bandung, Jumat (10/7) siang.

Dijelaskan Yudi, tugas dan fungsi lembaga yang dikepalainya ini mempunyaii 5 bidang, mulai pendataan, statistik data, aplikasi jaringan informasi, penyampaian informasi kepada publik, sampai ke bidang pengamanan data aplikasi jaringan.

Hampir semua SKPD data-data nya harus ada di Diskominfo, mulai aparat sipil negara (ASN) hingga ke program-program pembangunan pemerintah kabupaten Bandung, harus masuk datanya sehingga pihaknya dalam memberikan informasi, baik melalui website resmi maupun realease dapat tersampaikan dengan baik kepada publik.

“Seperti saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), mulai data sekolah hingga calon murid baru, untuk pendataannya berkoordinasi dengan Disdik dan Disdukcapil, setelah itu kami buat aplikasinya. Sehingga zonasi antara sekolah dengan calon murid terdata secara akurat.” terang Yudi yang didampingi ke-5 kabidnya.

Yudi berharap dari pertemuan ini ke depannya Diskominfo dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan PWI yang menaungi media dalam hal penyampaian informasi kepada publik.

Sementara itu, Ketua PWI Kab. Bandung H. Rahmat Sudarmaji mengapresiasi kinerja Diskominfo yang begitu responsif terhadap media. Salah satunya dalam hal memfasilitasi pemberitaan Covid-19.

“Kami berterima kasih atas kinerja Kadiskominfo yang juga sebagai juru bicara Gugus Tugas Covid-1 yang cukup responsif dalam hal memberikan keterangan pers pada media, khususnya dalam informasi perkembangan Covid-19 di Kabupaten Bandung.” Ujar H. Rahmat.

Selanjutnya Rahmat berharap, peranan Diskominfo dapat melibatkan para wartawan, baik dalam penyampaian informasi maupun dalam bidang investigasi data di lapangan.

“Kami juga siap membantu dalam hal pembuatan gambar atau visual jurnalistik, yang nantinya dapat diinformasikan atau diberikan kepada wartawan televisi. Selama ini yang kami terima adalah pers realease saja, tapi video atau format visualnya tidak ada, padahal wartawan televisi sangat memerlukannya,” tambah H. Rahmat. @pih

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sudah Tiga Bulan Gaji Petugas Ambulans Antar-jemput Pasien Corona Tak Dibayar

Jum Jul 10 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut mengakui bahwa gaji petugas ambulans antar-jemput pasien Corona di Garut sudah tiga bulan belum dibayar. Hal ini terjadi akibat diskomunikasi di internal Dinkes. Ketika dimintai tanggapannya tentang hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Maskut Farid tak membantahnya. Ia […]