DMI akan Gandeng Kemenag untuk Atur Pengeras Suara Masjid

Editor Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla saat bersilahturahmi dengan pengurus DMI Sumatra Utara (Sumut) di Masjid Al Musaannif, Kota Medan, Senin (25/10/2021)./via suara.com/tangkapan layar/ria rizki/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SUMUT – Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk membahas soal aturan penggunaan tata suara (sound system) masjid di Indonesia.

Menurut JK, aturan tersebut penting untuk dibahas supaya suaranya tidak saling mengganggu.

“Karena itu kita (DMI) dan Menteri Agama akan sama-sama agar sound system-nya (masjid) diatur, agar jangan saling mengganggu,” katanya saat bersilahturahmi dengan pengurus DMI Sumatra Utara (Sumut) di Masjid Al Musaannif, Kota Medan, Senin (25/10/2021), dilansir Suara.com.

Meski begitu, ia belum dapat memastikan waktu pertemuan antara DMI dengan Kemenag akan berlangsung.

JK juga menyebut, pengaturan sound system masjid penting dilakukan. Ia menjelaskan setidaknya terdapat dua masjid dalam jarak satu kilometer di wilayah perkotaan.

“Paling jauh jarak antara masjid satu dengan masjid lainnya itu sekitar satu satu kilometer,” ujarnya.

Menurutnya, koordinasi untuk teknis pengaturan sound system bukan menjadi perihal yang sulit. Pasalnya bagi pihak DMI maupun Kemenag, sama-sama bisa menjangkau hingga ke wilayah kecamatan.

Di sisi lain, Wakil Presiden ke-10 dan 12 tersebut mengungkapkan, DMI sudah sejak lama mengatur tata kelola soal sound system masjid.

Pengelolaan yang dimaksud itu terkait dengan suara pengajian, suara azan serta suara speaker dalam masjid. Bahkan, JK mengaku kerap mengeluhkan suara speaker yang tidak terdengar indah di dalam masjid.

“Padahal kalau dibandingkan, 80 persen orang dalam masjid adalah mendengar, sedangkan 20 persennya bercerita.” @fen

Baca Juga :  TAUSIAH: Jauhilah Sikap Sombong (1)

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Suporter Berulah, Duel Marseille vs PSG Berakhir dengan Penangkapan 21 Orang dan 9 Polisi Terluka

Sel Okt 26 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | PARIS – Sebanyak sembilan petugas polisi dilaporkan terluka dan 21 orang ditangkap sebelum, selama, dan setelah pertandingan Le Classique antara Marseille vs PSG (Paris Saint-Germain) di Stade Velodrome pada Senin (25/10/2021) WIB. Delapan petugas polisi menderita luka memar, sementara satu petugas terkena batu di wajahnya dan harus […]