Search
Close this search box.

Istimewa! Doa Hari ke-1 Ramadhan yang Penuh Ampunan dan Keutamaan

Doa Hari ke-1 Ramadhan lengkap Arab Latin dan arti dibaca saat awal bulan puasa./visi.news/freepik.
Ilustrasi umat Muslim membaca doa di hari pertama bulan suci Ramadhan./visi.news/freepik.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Doa Hari ke-1 Ramadhan menjadi amalan istimewa yang dianjurkan untuk dibaca umat Muslim saat memasuki bulan suci, lengkap dengan bacaan Arab, Latin, arti, serta keutamaannya.

Pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan ini diumumkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia setelah pelaksanaan sidang isbat. Dengan datangnya bulan suci ini, umat Islam menyambutnya dengan penuh suka cita, memperbanyak ibadah, serta mengamalkan doa-doa khusus, termasuk Doa Hari ke-1 Ramadhan.

Ramadhan adalah bulan penuh berkah, ampunan, dan rahmat. Setiap detik di dalamnya menjadi peluang emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pada hari pertama, umat Muslim dianjurkan membaca Doa Hari ke-1 Ramadhan sebagai bentuk permohonan agar puasa dan ibadah yang dijalankan diterima serta dijauhkan dari kelalaian.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa ada tiga golongan yang doanya tidak tertolak: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa hingga berbuka, dan orang yang terzalimi. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad bin Hanbal.

Hadis tersebut menegaskan betapa istimewanya doa orang yang berpuasa. Maka membaca Doa Hari ke-1 Ramadhan menjadi langkah awal yang penuh harap agar seluruh rangkaian ibadah selama satu bulan mendapat ridha Allah SWT.

Doa Hari ke-1 Ramadhan: Bacaan Lengkap dan Artinya

Berikut bacaan Doa Hari ke-1 Ramadhan dalam teks Arab, Latin, dan artinya:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِي فِيهِ صِيَامَ الصَّائِمِينَ وَقِيَامِي فِيهِ قِيَامَ الْقَائِمِينَ وَنَبِّهْنِي فِيهِ عَنْ نَوْمَةِ الْغَافِلِينَ وَهَبْ لِي جُرْمِي فِيهِ يَا إِلَهَ الْعَالَمِينَ وَاعْفُ عَنِّي يَا عَافِيًا عَنِ الْمُجْرِمِينَ

Allahumma aj‘al shiyami fihi shiyamash-sha’imin, wa qiyami fihi qiyamal-qa’imin, wa nabbihni fihi ‘an naumatil-ghafilin, wahab li jurmi fihi ya ilahal-‘alamin, wa‘fu ‘anni ya ‘afiyan ‘anil-mujrimin.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah puasaku di bulan ini sebagai puasa orang-orang yang benar-benar berpuasa, dan ibadah malamku sebagai ibadah orang-orang yang menghidupkan malam. Bangunkanlah aku dari tidurnya orang-orang yang lalai, ampunilah dosa-dosaku wahai Tuhan semesta alam, dan maafkanlah aku wahai Dzat Yang Maha Pemaaf terhadap para pendosa.”

Baca Juga :  Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 10 Maret26

Doa Hari ke-1 Ramadhan ini dipanjatkan agar puasa yang dijalankan bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan benar-benar bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

Keutamaan Doa Hari ke-1 Ramadhan

Mengutip dari kitab Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah karya Muhammad bin Ali bin Husein bin Musa bin Babawayh Al-Qumi, disebutkan bahwa orang yang berpuasa pada hari pertama Ramadhan akan mendapatkan ampunan atas dosa-dosanya, baik yang tersembunyi maupun terang-terangan. Selain itu, Allah SWT akan meninggikan derajatnya dan membangunkan kota-kota di surga sebagai balasan atas kesungguhannya.

Keutamaan ini menjadi motivasi kuat untuk mengamalkan Doa Hari ke-1 Ramadhan dengan penuh keyakinan. Hari pertama merupakan fondasi spiritual untuk menjalani 29 atau 30 hari ke depan.

Selain itu, Rasulullah SAW juga mengingatkan bahwa banyak orang yang berpuasa tetapi tidak mendapatkan apa-apa kecuali rasa lapar dan haus. Oleh sebab itu, membaca Doa Hari ke-1 Ramadhan menjadi pengingat agar ibadah tidak dilakukan secara sia-sia.

Makna Mendalam di Balik Doa Hari ke-1 Ramadhan

Terdapat beberapa poin penting dalam Doa Hari ke-1 Ramadhan:

1. Permohonan agar puasa diterima – Tidak semua puasa bernilai sempurna tanpa keikhlasan.

2. Permintaan kekuatan untuk qiyamul lail – Menghidupkan malam Ramadhan memiliki pahala besar.

3. Doa agar dijauhkan dari kelalaian – Ramadhan adalah momentum kebangkitan spiritual.

4. Permohonan ampunan dosa – Inti Ramadhan adalah maghfirah (ampunan).

Dengan memahami makna tersebut, umat Muslim dapat menghayati Doa Hari ke-1 Ramadhan bukan sekadar bacaan, tetapi sebagai refleksi diri.

Doa-Doa Pilihan di Bulan Ramadhan

Selain Doa Hari ke-1 Ramadhan, terdapat beberapa doa yang dianjurkan selama bulan suci.

1. Doa Buka Puasa

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ…

Baca Juga :  Carrick Akui MU Tampil di Bawah Standar saat Tumbang dari 10 Pemain Newcastle

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka…” (HR. Abu Dawud).

2. Doa Berbuka di Rumah Orang Lain

أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُونَ…

Artinya: “Telah berbuka di tempatmu orang-orang yang berpuasa…” (HR. Abu Dawud).

3. Doa Kamilin

Doa ini biasa dibaca setelah salat Tarawih, berisi permohonan kesempurnaan iman, keteguhan menjalankan kewajiban, serta harapan masuk surga dan dijauhkan dari api neraka.

Ramadhan sebagai Momentum Perubahan

Ramadhan bukan hanya rutinitas tahunan. Bulan ini adalah madrasah spiritual yang melatih kesabaran, keikhlasan, dan kedisiplinan. Membaca Doa Hari ke-1 Ramadhan menjadi simbol komitmen awal untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Bagi umat Islam di Indonesia, informasi resmi seputar awal Ramadhan dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Agama Republik Indonesia di https://kemenag.go.id.

Dengan mengamalkan Doa Hari ke-1 Ramadhan, diharapkan seluruh ibadah yang dilakukan selama bulan suci ini diterima oleh Allah SWT dan menjadi jalan menuju ketakwaan yang lebih tinggi.

Ramadhan adalah kesempatan yang mungkin tidak terulang di tahun berikutnya. Maka, awali dengan doa terbaik, niat terbaik, dan tekad terbaik. @desi

Baca Juga:

Baca Berita Menarik Lainnya :