VISI.NEWS | BANDUNG – Doa Hari ke-21 Ramadhan menjadi amalan istimewa yang dianjurkan untuk dibaca umat Muslim saat memasuki bulan suci, lengkap dengan bacaan Arab, Latin, arti, serta keutamaannya.
Pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan ini diumumkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia setelah pelaksanaan sidang isbat. Dengan datangnya bulan suci ini, umat Islam menyambutnya dengan penuh suka cita, memperbanyak ibadah, serta mengamalkan doa-doa khusus, termasuk Doa Hari ke-21 Ramadhan.
Ramadhan adalah bulan penuh berkah, ampunan, dan rahmat. Setiap detik di dalamnya menjadi peluang emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pada hari pertama, umat Muslim dianjurkan membaca Doa Hari ke-21 Ramadhan sebagai bentuk permohonan agar puasa dan ibadah yang dijalankan diterima serta dijauhkan dari kelalaian.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa ada tiga golongan yang doanya tidak tertolak: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa hingga berbuka, dan orang yang terzalimi. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad bin Hanbal.
Hadis tersebut menegaskan betapa istimewanya doa orang yang berpuasa. Maka membaca Doa Hari ke-21 Ramadhan menjadi langkah awal yang penuh harap agar seluruh rangkaian ibadah selama satu bulan mendapat ridha Allah SWT.
Doa Hari ke-21 Ramadhan: Bacaan Lengkap dan Artinya
Berikut bacaan Doa Hari ke-21 Ramadhan dalam teks Arab, Latin, dan artinya:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ لِي فِيهِ إِلَى مَرْضَاتِكَ دَلِيْلاً وَ لَا تَجْعَلْ لِلشَّيْطَانِ فِيْهِ عَلَيَّ سَبِيلًا وَ اجْعَلِ الْجَنَّةَ لِي مَنْزِلاً وَ مَقِيلاً يَا قَاضِيَ حَوَائِجِ الطَّالِبِينَ
Allâhummaj ‘al lî fîhi ilâ mardhâtika dalîlan wa lâ taj’al lisysyaithâni fîhi ‘alayya sabîlan waj’alil jannata lî manzilan wa maqîlan yâ qâdhiya hawâijal muhtâjîn.
Artinya: “Ya Allah, berikanlah kepadaku di bulan ini sebuah petunjuk untuk mencapai keridhaan-Mu, jangan Kau beri kesempatan kepada setan di bulan ini untuk menggodaku, dan jadikanlah surga sebagai tempat tinggal dan bernaungku, wahai Pemberi segala kebutuhan orang-orang yang meminta”.
Doa Hari ke-21 Ramadhan ini dipanjatkan agar puasa yang dijalankan bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan benar-benar bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
Keutamaan Doa Hari ke-21 Ramadhan dan Makna Mendalam di Baliknya
Memasuki hari ke-21 bulan suci Ramadhan, umat Islam telah berada pada sepuluh malam terakhir yang dikenal sebagai fase paling istimewa dalam bulan penuh berkah ini. Pada waktu inilah umat Muslim dianjurkan untuk lebih meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak doa, serta memohon ampunan kepada Allah SWT. Hari ke-21 Ramadhan juga diyakini memiliki keutamaan besar bagi orang-orang yang menjalankan ibadah puasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan.
Pada hari ke-21 Ramadhan, Allah SWT memberikan berbagai keutamaan bagi hamba-Nya yang berpuasa dengan sungguh-sungguh. Salah satu keutamaan tersebut adalah Allah SWT meluaskan kuburannya hingga seribu farsakh. Hal ini melambangkan keluasan rahmat Allah kepada orang-orang yang beriman sehingga mereka terhindar dari kesempitan dan kesulitan di alam kubur.
Selain itu, Allah SWT juga menghilangkan kegelapan serta kesepian dari kuburan mereka. Dengan demikian, orang-orang yang menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan akan mendapatkan ketenangan dan cahaya di alam kubur. Keutamaan lainnya adalah Allah menjadikan kuburan mereka seperti kuburan para syuhada, yang dikenal sebagai orang-orang yang dimuliakan dan mendapat kedudukan tinggi di sisi Allah SWT.
Tidak hanya itu, pada hari ke-21 Ramadhan Allah SWT juga memberikan kemuliaan berupa wajah yang bercahaya seperti wajah Nabi Yusuf bin Ya’qub AS. Nabi Yusuf dikenal memiliki ketampanan dan keindahan yang luar biasa, sehingga perumpamaan ini menunjukkan kemuliaan dan keindahan yang Allah berikan kepada orang-orang yang taat dan ikhlas dalam menjalankan ibadahnya.
Makna Mendalam di Balik Doa Hari ke-21 Ramadhan
Selain memiliki keutamaan yang besar, doa pada hari ke-21 Ramadhan juga mengandung berbagai makna spiritual yang mendalam bagi umat Islam. Beberapa makna tersebut antara lain:
1. Harapan Ketenangan di Alam Kubur
Janji bahwa kuburan akan diluaskan hingga seribu farsakh menunjukkan bahwa Allah SWT memberikan ketenangan dan kelapangan bagi hamba-Nya yang beriman. Hal ini menjadi pengingat bahwa amal ibadah yang dilakukan selama hidup akan menentukan kondisi seseorang di alam kubur.
2. Cahaya yang Menghapus Kegelapan
Dihilangkannya kegelapan dan kesepian dari kubur menggambarkan bahwa Allah SWT memberikan cahaya bagi orang-orang yang beriman. Cahaya tersebut merupakan simbol dari amal saleh, doa, dan ibadah yang dilakukan dengan penuh ketulusan.
3. Kedudukan Mulia seperti Para Syuhada
Keserupaan kuburan dengan kuburan para syuhada melambangkan kemuliaan dan penghormatan yang Allah berikan kepada hamba-Nya yang taat. Ini menjadi motivasi bagi umat Islam untuk terus meningkatkan amal ibadah serta menjaga keikhlasan dalam setiap perbuatan.
4. Kemuliaan dan Keindahan Wajah di Akhirat
Perumpamaan wajah seperti Nabi Yusuf AS menggambarkan kemuliaan dan keindahan yang diberikan Allah kepada orang-orang yang menjalankan ibadah dengan penuh keimanan. Hal ini mengajarkan bahwa ketakwaan tidak hanya membawa kebahagiaan di dunia, tetapi juga kemuliaan di akhirat.
5. Motivasi Memperbanyak Ibadah di Sepuluh Malam Terakhir
Hari ke-21 Ramadhan menandai dimulainya sepuluh malam terakhir yang sangat istimewa, di mana terdapat malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan melakukan berbagai amal saleh agar dapat meraih keberkahan yang besar dari Allah SWT.
Doa-Doa Pilihan di Bulan Ramadhan
Selain Doa Hari ke-21 Ramadhan, terdapat beberapa doa yang dianjurkan selama bulan suci.
1. Doa Buka Puasa
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ…
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka…” (HR. Abu Dawud).
2. Doa Berbuka di Rumah Orang Lain
أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُونَ…
Artinya: “Telah berbuka di tempatmu orang-orang yang berpuasa…” (HR. Abu Dawud).
3. Doa Kamilin
Doa ini biasa dibaca setelah salat Tarawih, berisi permohonan kesempurnaan iman, keteguhan menjalankan kewajiban, serta harapan masuk surga dan dijauhkan dari api neraka.
Ramadhan sebagai Momentum Perubahan
Ramadhan bukan hanya rutinitas tahunan. Bulan ini adalah madrasah spiritual yang melatih kesabaran, keikhlasan, dan kedisiplinan. Membaca Doa Hari ke-21 Ramadhan menjadi simbol komitmen awal untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Bagi umat Islam di Indonesia, informasi resmi seputar awal Ramadhan dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Agama Republik Indonesia di https://kemenag.go.id.
Dengan mengamalkan Doa Hari ke-21 Ramadhan, diharapkan seluruh ibadah yang dilakukan selama bulan suci ini diterima oleh Allah SWT dan menjadi jalan menuju ketakwaan yang lebih tinggi.
Ramadhan adalah kesempatan yang mungkin tidak terulang di tahun berikutnya. Maka, awali dengan doa terbaik, niat terbaik, dan tekad terbaik. @desi
Baca Juga: