VISI.NEWS | BANDUNG – Doa Hari ke-24 Ramadhan menjadi amalan istimewa yang dianjurkan untuk dibaca umat Muslim saat memasuki bulan suci, lengkap dengan bacaan Arab, Latin, arti, serta keutamaannya.
Pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan ini diumumkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia setelah pelaksanaan sidang isbat. Dengan datangnya bulan suci ini, umat Islam menyambutnya dengan penuh suka cita, memperbanyak ibadah, serta mengamalkan doa-doa khusus, termasuk Doa Hari ke-24 Ramadhan.
Ramadhan adalah bulan penuh berkah, ampunan, dan rahmat. Setiap detik di dalamnya menjadi peluang emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pada hari pertama, umat Muslim dianjurkan membaca Doa Hari ke-24 Ramadhan sebagai bentuk permohonan agar puasa dan ibadah yang dijalankan diterima serta dijauhkan dari kelalaian.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa ada tiga golongan yang doanya tidak tertolak: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa hingga berbuka, dan orang yang terzalimi. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad bin Hanbal.
Hadis tersebut menegaskan betapa istimewanya doa orang yang berpuasa. Maka membaca Doa Hari ke-24 Ramadhan menjadi langkah awal yang penuh harap agar seluruh rangkaian ibadah selama satu bulan mendapat ridha Allah SWT.
Doa Hari ke-24 Ramadhan: Bacaan Lengkap dan Artinya
Berikut bacaan Doa Hari ke-24 Ramadhan dalam teks Arab, Latin, dan artinya:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ فِيهِ مَا يُرْضِيكَ وَ أَعُوذُ بِكَ مِمَّا يُؤْذِيكَ وَ أَسْأَلُكَ التَّوْفِيقَ فِيهِ لأَنْ أَطِيعَكَ وَلَا أَعْصِيَكَ يَا جَوَّادَ السَّائِلِينَ
Allâhumma innî asaluka fîhi mâ yurdhîka wa a’ûdzu bika mimmâ yu’dzîka wa asalukat taufîqa fîhi lian utî’aka wa lâ a’shîka yâ ajwadas sâilîn.
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu di bulan ini segala yang mendatangkan keridhaan-Mu, aku berlindung kepada-Mu dari segala yang dapat menimbulkan murka-Mu, dan aku memohon kepada-Mu taufik untuk menaati-Mu dan tidak bermaksiat kepada- Mu, wahai Yang Maha Dermawan terhadap para pemohon”.
Keutamaan Doa Hari ke-24 Ramadhan dan Makna Mendalam di Baliknya
Memasuki hari ke-24 bulan suci Ramadan, umat Islam semakin mendekati penghujung bulan penuh berkah yang dinanti-nantikan setiap tahunnya. Pada fase sepuluh malam terakhir ini, umat Muslim dianjurkan untuk semakin memperbanyak ibadah, memperkuat doa, memperdalam dzikir, serta meningkatkan amal saleh. Hari-hari tersebut diyakini sebagai waktu yang sangat istimewa karena di dalamnya terdapat berbagai keutamaan dan peluang besar untuk mendapatkan rahmat serta ampunan dari Allah SWT.
Keutamaan hari ke-24 Ramadhan disebutkan memiliki pahala yang sangat besar bagi orang yang menjalankan ibadah puasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan. Salah satu keutamaan yang disebutkan adalah bahwa seseorang tidak akan keluar dari dunia ini sebelum diperlihatkan kedudukannya di surga. Hal ini menjadi gambaran tentang betapa besar rahmat Allah SWT kepada hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.
Selain itu, orang yang berpuasa dan beribadah pada hari ke-24 Ramadhan juga dijanjikan pahala yang sangat besar. Pahala tersebut diibaratkan seperti pahala seribu orang yang sedang sakit. Dalam ajaran Islam, menjenguk dan memperhatikan orang sakit merupakan salah satu amal yang sangat dianjurkan karena menunjukkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.
Keutamaan lainnya adalah pahala yang diibaratkan seperti pahala seribu orang yang merantau atau melakukan perjalanan dalam rangka menaati Allah SWT. Dalam sejarah Islam, perjalanan untuk menuntut ilmu, berdakwah, atau menjalankan perintah Allah merupakan bentuk pengorbanan besar yang memiliki nilai ibadah tinggi di sisi-Nya.
Tidak hanya itu, orang yang beribadah pada hari ke-24 Ramadhan juga diberikan pahala yang diibaratkan seperti membebaskan seribu orang dari keturunan Nabi Ismail. Dalam ajaran Islam, membebaskan budak pada masa lalu merupakan salah satu amal yang sangat mulia karena menunjukkan upaya untuk memerdekakan manusia dari penindasan dan memberikan kehidupan yang lebih baik.
Keutamaan-keutamaan tersebut menggambarkan betapa luasnya rahmat Allah SWT kepada umat Islam yang menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesungguhan. Amal yang dilakukan pada hari-hari di bulan Ramadhan tidak hanya mendatangkan pahala yang berlipat ganda, tetapi juga menjadi jalan bagi seorang Muslim untuk meraih kedudukan mulia di sisi Allah SWT.
Hari ke-24 Ramadhan juga menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk terus meningkatkan kualitas ibadah. Selain menjalankan puasa, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur’an, melaksanakan shalat malam, serta memperbanyak doa agar mendapatkan keberkahan di dunia dan keselamatan di akhirat.
Dengan memanfaatkan hari-hari terakhir Ramadhan dengan sebaik-baiknya, umat Islam diharapkan dapat meraih keberkahan yang besar serta mendapatkan kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan lebih baik.
Makna Mendalam di Balik Doa Hari ke-24 Ramadhan
Selain memiliki keutamaan yang besar, doa pada hari ke-24 Ramadhan juga mengandung makna spiritual yang sangat mendalam bagi umat Islam. Beberapa makna penting yang dapat dipahami dari keutamaan hari ini antara lain:
1. Harapan Melihat Kedudukan di Surga
Disebutkannya bahwa seseorang tidak akan meninggalkan dunia sebelum diperlihatkan kedudukannya di surga menunjukkan besarnya janji Allah bagi hamba-Nya yang taat. Hal ini menjadi motivasi bagi umat Islam untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah selama hidup di dunia.
2. Mengajarkan Kepedulian terhadap Orang yang Sakit
Pahala yang diibaratkan seperti pahala seribu orang yang sakit mengandung pesan bahwa Islam sangat menekankan pentingnya empati dan kepedulian sosial. Mengunjungi dan membantu orang sakit merupakan salah satu bentuk amal yang sangat dianjurkan karena mencerminkan kasih sayang terhadap sesama manusia.
3. Nilai Pengorbanan dalam Ketaatan kepada Allah
Pahala yang disamakan dengan pahala seribu orang yang merantau untuk menaati Allah menunjukkan pentingnya pengorbanan dalam menjalankan perintah-Nya. Dalam kehidupan seorang Muslim, ketaatan sering kali membutuhkan kesabaran, usaha, dan pengorbanan yang tidak sedikit.
4. Kemuliaan Membebaskan Sesama Manusia
Keutamaan yang diibaratkan seperti membebaskan seribu orang dari keturunan Nabi Ismail menggambarkan nilai kemanusiaan yang sangat tinggi dalam ajaran Islam. Membantu orang lain keluar dari kesulitan dan memberikan kebebasan dari penindasan merupakan amal yang sangat mulia.
5. Dorongan untuk Memperbanyak Amal di Akhir Ramadhan
Hari ke-24 Ramadhan berada pada fase sepuluh malam terakhir yang penuh keutamaan. Pada waktu ini, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta memperbanyak doa agar mendapatkan keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.
Pada akhirnya, keutamaan hari ke-24 Ramadhan mengajarkan bahwa setiap amal kebaikan yang dilakukan dengan penuh keikhlasan akan mendapatkan balasan yang besar dari Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam sebaiknya memanfaatkan kesempatan ini dengan memperbanyak ibadah, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Doa-Doa Pilihan di Bulan Ramadhan
Selain Doa Hari ke-24 Ramadhan, terdapat beberapa doa yang dianjurkan selama bulan suci.
1. Doa Buka Puasa
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ…
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka…” (HR. Abu Dawud).
2. Doa Berbuka di Rumah Orang Lain
أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُونَ…
Artinya: “Telah berbuka di tempatmu orang-orang yang berpuasa…” (HR. Abu Dawud).
3. Doa Kamilin
Doa ini biasa dibaca setelah salat Tarawih, berisi permohonan kesempurnaan iman, keteguhan menjalankan kewajiban, serta harapan masuk surga dan dijauhkan dari api neraka.
Ramadhan sebagai Momentum Perubahan
Ramadhan bukan hanya rutinitas tahunan. Bulan ini adalah madrasah spiritual yang melatih kesabaran, keikhlasan, dan kedisiplinan. Membaca Doa Hari ke-24 Ramadhan menjadi simbol komitmen awal untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Bagi umat Islam di Indonesia, informasi resmi seputar awal Ramadhan dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Agama Republik Indonesia di https://kemenag.go.id.
Dengan mengamalkan Doa Hari ke-24 Ramadhan, diharapkan seluruh ibadah yang dilakukan selama bulan suci ini diterima oleh Allah SWT dan menjadi jalan menuju ketakwaan yang lebih tinggi.
Ramadhan adalah kesempatan yang mungkin tidak terulang di tahun berikutnya. Maka, awali dengan doa terbaik, niat terbaik, dan tekad terbaik. @desi
Baca Juga: