Search
Close this search box.

Istimewa! Doa Hari ke-28 Ramadhan yang Penuh Ampunan dan Keutamaan

Doa Hari ke-28 Ramadhan lengkap Arab Latin dan arti dibaca saat awal bulan puasa./visi.news/freepik.
Ilustrasi umat Muslim membaca doa di hari ke dua puluh delapan bulan suci Ramadhan./visi.news/freepik.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Doa Hari ke-28 Ramadhan menjadi amalan istimewa yang dianjurkan untuk dibaca umat Muslim saat memasuki bulan suci, lengkap dengan bacaan Arab, Latin, arti, serta keutamaannya.

Pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan ini diumumkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia setelah pelaksanaan sidang isbat. Dengan datangnya bulan suci ini, umat Islam menyambutnya dengan penuh suka cita, memperbanyak ibadah, serta mengamalkan doa-doa khusus, termasuk Doa Hari ke-28 Ramadhan.

Ramadhan adalah bulan penuh berkah, ampunan, dan rahmat. Setiap detik di dalamnya menjadi peluang emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pada hari pertama, umat Muslim dianjurkan membaca Doa Hari ke-28 Ramadhan sebagai bentuk permohonan agar puasa dan ibadah yang dijalankan diterima serta dijauhkan dari kelalaian.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa ada tiga golongan yang doanya tidak tertolak: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa hingga berbuka, dan orang yang terzalimi. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam TirmidziIbnu Majah, dan Ahmad bin Hanbal.

Hadis tersebut menegaskan betapa istimewanya doa orang yang berpuasa. Maka membaca Doa Hari ke-28 Ramadhan menjadi langkah awal yang penuh harap agar seluruh rangkaian ibadah selama satu bulan mendapat ridha Allah SWT.

Doa Hari ke-28 Ramadhan: Bacaan Lengkap dan Artinya

Berikut bacaan Doa Hari ke-28 Ramadhan dalam teks Arab, Latin, dan artinya:

اللَّهُمَّ وَفِّرْ حَظَّيِّ فِيهِ مِنَ النَّوَافِلِ وَ أَكْرِمْنِي فِيْهِ بِإِحْضَارِ الْمَسَائِلِ وَ قَرَّبْ فِيْهِ وَسِيلَتِي إِلَيْكَ مِنْ بَيْنِ الْوَسَائِلِ يَا مَنْ لَا يَشْغَلُهُ إِلْحَاحُ الْمَلِحِينَ

Allâhumma waffir hadzdzî minan nawâfili wa akrimnî fîhi bîhdhâril masâili wa qarrib fîhi wasîlatî ilayka min baynil wasâili yâ man lâ yasyghaluhu ilhâhul mulihhîna.

Doa Hari ke-28 Ramadhan ini dipanjatkan agar puasa yang dijalankan bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan benar-benar bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

Keutamaan Doa Hari ke-28 Ramadhan

Memasuki hari ke-28 bulan suci Ramadhan, umat Islam semakin mendekati akhir dari bulan yang penuh berkah. Pada fase sepuluh malam terakhir ini, setiap Muslim dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak doa, dzikir, serta amal kebaikan sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.

Hari ke-28 Ramadhan menjadi salah satu momentum penting untuk meraih keutamaan besar yang dijanjikan bagi orang-orang yang berpuasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan. Dalam penjelasan keutamaannya, disebutkan bahwa Allah SWT akan memberikan balasan berupa beribu-ribu kediaman bagi hamba-Nya yang menjalankan ibadah puasa dengan sungguh-sungguh.

Setiap kediaman tersebut digambarkan memiliki menara putih yang indah. Di dalam setiap menara terdapat tempat tidur dari kafur putih yang dilengkapi dengan seribu permadani dari sutera hijau. Gambaran ini menunjukkan betapa besar kenikmatan yang disiapkan Allah SWT bagi hamba-Nya di akhirat.

Tidak hanya itu, di setiap permadani juga disiapkan bidadari yang dihiasi dengan tujuh puluh ribu perhiasan. Bahkan, di kepala mereka terdapat seribu hiasan dari permata. Keutamaan ini menggambarkan balasan yang luar biasa bagi orang-orang yang menjalankan ibadah puasa dengan penuh ketakwaan.

Keutamaan hari ke-28 Ramadhan ini menjadi pengingat bahwa setiap amal ibadah yang dilakukan di bulan suci memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah SWT. Balasan yang dijanjikan tidak hanya berupa pahala, tetapi juga kenikmatan yang tak terbayangkan di kehidupan akhirat.

Momentum ini juga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah, terutama di penghujung Ramadhan yang penuh kemuliaan.

Baca Juga :  Humaira dan IPNU IPPNU Ajak Gen Z Tak Apatis Soal Politik dan Lingkungan

Makna Mendalam di Balik Doa Hari ke-28 Ramadhan

Selain memiliki keutamaan besar, doa pada hari ke-28 Ramadhan juga mengandung makna spiritual yang penting bagi kehidupan seorang Muslim.

1. Gambaran Balasan Surga yang Luar Biasa

Adanya janji beribu-ribu kediaman lengkap dengan berbagai kenikmatan menunjukkan bahwa Allah SWT menyiapkan balasan yang sangat besar bagi hamba-Nya yang taat. Hal ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas ibadah.

2. Dorongan untuk Istiqamah dalam Ibadah

Keutamaan ini mengajarkan bahwa menjelang akhir Ramadhan, umat Islam harus tetap konsisten dalam beribadah dan tidak menurun semangatnya.

3. Menguatkan Harapan akan Rahmat Allah SWT

Gambaran kemewahan dan keindahan balasan tersebut menunjukkan luasnya rahmat Allah SWT kepada hamba-Nya yang beriman dan bersungguh-sungguh dalam beribadah.

4. Mengingat Tujuan Akhir Kehidupan

Keutamaan ini mengingatkan bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara, sedangkan kehidupan akhirat adalah tujuan utama yang harus dipersiapkan dengan amal kebaikan.

5. Memaksimalkan Ibadah di Akhir Ramadhan

Hari ke-28 Ramadhan menjadi waktu yang sangat berharga untuk memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta melakukan ibadah lainnya agar mendapatkan keberkahan yang maksimal.

Dengan memanfaatkan hari ke-28 Ramadhan secara optimal, umat Islam diharapkan dapat meraih keutamaan besar serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Doa-Doa Pilihan di Bulan Ramadhan

Selain Doa Hari ke-28 Ramadhan, terdapat beberapa doa yang dianjurkan selama bulan suci.

1. Doa Buka Puasa

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ…

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka…” (HR. Abu Dawud).

2. Doa Berbuka di Rumah Orang Lain

أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُونَ…

Artinya: “Telah berbuka di tempatmu orang-orang yang berpuasa…” (HR. Abu Dawud).

Baca Juga :  Mojtaba Khamenei Kirim Sinyal Damai, Tapi Siap Hadapi Perang Besar

3. Doa Kamilin

Doa ini biasa dibaca setelah salat Tarawih, berisi permohonan kesempurnaan iman, keteguhan menjalankan kewajiban, serta harapan masuk surga dan dijauhkan dari api neraka.

Ramadhan sebagai Momentum Perubahan

Ramadhan bukan hanya rutinitas tahunan. Bulan ini adalah madrasah spiritual yang melatih kesabaran, keikhlasan, dan kedisiplinan. Membaca Doa Hari ke-28 Ramadhan menjadi simbol komitmen awal untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Bagi umat Islam di Indonesia, informasi resmi seputar awal Ramadhan dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Agama Republik Indonesia di https://kemenag.go.id.

Dengan mengamalkan Doa Hari ke-28 Ramadhan, diharapkan seluruh ibadah yang dilakukan selama bulan suci ini diterima oleh Allah SWT dan menjadi jalan menuju ketakwaan yang lebih tinggi.

Ramadhan adalah kesempatan yang mungkin tidak terulang di tahun berikutnya. Maka, awali dengan doa terbaik, niat terbaik, dan tekad terbaik. @desi

Baca Juga:

Baca Berita Menarik Lainnya :