VISI.NEWS | BANDUNG – Doa Tadarus Al-Quran menjadi amalan penting di bulan Ramadhan agar bacaan Al-Quran membawa hikmah, pahala, dan keberkahan, lengkap dengan doa sebelum dan sesudah membaca.
Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah. Salah satu amalan yang paling dianjurkan adalah membaca Al-Quran secara rutin atau yang dikenal dengan istilah tadarus. Dalam praktiknya, Doa Tadarus Al-Quran memiliki peran penting sebagai pembuka dan penutup bacaan agar aktivitas tersebut tidak sekadar membaca, tetapi juga menghadirkan pemahaman dan keberkahan.
Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Quran. Karena itu, membaca dan mentadabburi ayat-ayat suci menjadi ibadah yang sangat dianjurkan. Bahkan, Nabi Muhammad SAW memperbanyak interaksi dengan Al-Quran saat Ramadhan bersama Malaikat Jibril. Tradisi ini kemudian menjadi teladan bagi umat Islam untuk memperbanyak tadarus serta melengkapinya dengan Doa Tadarus Al-Quran agar ibadah semakin sempurna.
Makna dan Keutamaan Doa Tadarus Al-Quran
Secara bahasa, tadarus berasal dari kata Arab “darasa” yang berarti mempelajari atau menelaah. Dalam kaidah nahwu, kata ini berbentuk tafa’ul, yang menunjukkan aktivitas dilakukan bersama-sama. Maka tadarus bukan hanya membaca secara individu, tetapi bisa dilakukan secara kolektif dengan saling menyimak dan memperbaiki bacaan.
Dalam konteks ini, Doa Tadarus Al-Quran menjadi bagian dari adab sebelum dan sesudah membaca. Doa tersebut dipanjatkan agar Allah SWT membukakan pintu hikmah, memudahkan pemahaman, serta menjadikan Al-Quran sebagai cahaya dalam kehidupan.
Keutamaan membaca Al-Quran sangat besar. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa setiap huruf yang dibaca akan diganjar sepuluh kebaikan. Terlebih di bulan Ramadhan, pahala tersebut dilipatgandakan. Karena itu, membaca dengan mengiringi Doa Tadarus Al-Quran menjadi langkah yang dianjurkan agar bacaan lebih bermakna.
Praktik Tadarus di Masa Rasulullah
Pada masa Nabi Muhammad SAW, tadarus dilakukan dalam berbagai bentuk. Ada yang membaca hingga khatam, ada yang menghafal, dan ada pula yang mendalami tafsirnya. Tradisi ini terus berkembang hingga masa para sahabat dan ulama salaf.
Sebagian ulama terdahulu bahkan mampu mengkhatamkan Al-Quran dalam waktu singkat selama Ramadhan. Salah satu metode terkenal adalah metode ‘Fami bi-syauqin’, yaitu membagi bacaan menjadi tujuh bagian hingga khatam dalam tujuh hari.
Namun, yang terpenting bukanlah kecepatan, melainkan kekhusyukan dan pemahaman. Oleh karena itu, membaca dengan tartil serta melafalkan Doa Tadarus Al-Quran sebelum dan sesudahnya menjadi bagian dari kesempurnaan ibadah.
Tata Cara Tadarus yang Dianjurkan
Agar tadarus berjalan khidmat dan bernilai pahala maksimal, berikut beberapa adab yang dianjurkan:
1. Mengenakan pakaian bersih dan menutup aurat.
2. Berwudhu sebelum menyentuh mushaf.
3. Duduk menghadap kiblat dengan tenang.
4. Membaca ta’awudz dan basmalah sebelum memulai.
5. Membaca dengan tartil, tidak tergesa-gesa.
6. Menghindari percakapan yang tidak perlu.
Selain adab tersebut, melafalkan Doa Tadarus Al-Quran sebelum memulai bacaan menjadi pembuka yang penuh harap agar Allah SWT memberikan pemahaman dan kemudahan.
Doa Sebelum Membaca Al-Quran
Berikut bacaan Doa Tadarus Al-Quran sebelum memulai:
اَللّٰهُمَّ افْتَحْ عَلَىَّ حِكْمَتَكَ وَانْشُرْ عَلَىَّ رَحْمَتَكَ وَذَكِّرْنِىْ مَانَسِيْتُ يَاذَاالْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ
Allahumma iftah ‘alayya hikmataka wa anshur ‘alayya rahmataka wa dzakkirnii maa nasiytu yaa Dzal-Jalaali wal-Ikraam.
Artinya: “Ya Allah, bukakanlah hikmah-Mu atas diriku, limpahkan rahmat-Mu kepadaku, dan ingatkan aku atas apa yang terlupa, wahai Dzat Yang Maha Mulia lagi Maha Pemurah.”
Doa ini mengandung permohonan agar Allah SWT memudahkan pemahaman serta menjadikan bacaan sebagai sumber petunjuk hidup.
Doa Setelah Membaca Al-Quran
Setelah selesai membaca, berikut doa yang dapat diamalkan:
اَللّٰهُمَّ ارْحَمْنِىْ بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِىْ اِمَامًا وَنُوْرًا وَّهُدًى وَّرَحْمَةً…
Allahummarhamni bil-Qur’an. Waj’alhu lii imaaman wa nuuran wa hudan wa rahmah…
Artinya: “Ya Allah, rahmatilah aku melalui Al-Quran. Jadikan ia sebagai imam, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku…”
Melalui Doa Tadarus Al-Quran ini, seorang Muslim berharap agar ayat-ayat yang telah dibaca tidak hanya menjadi lantunan lisan, tetapi juga tertanam dalam hati.
Al-Quran dan Syafaat di Hari Kiamat
Dalam hadis disebutkan bahwa puasa dan Al-Quran akan memberi syafaat kepada pembacanya di hari kiamat. Hal ini menunjukkan betapa besar keutamaan membaca kitab suci dengan penuh keikhlasan.
Karena itu, memperbanyak tadarus dan mengamalkan Doa Tadarus Al-Quran menjadi amalan yang sangat dianjurkan sepanjang Ramadhan.
Hikmah Spiritual Tadarus di Bulan Ramadhan
Tadarus bukan sekadar target khatam, tetapi sarana memperbaiki diri. Dengan membaca secara rutin, hati menjadi lebih tenang, pikiran lebih jernih, dan sikap lebih bijaksana.
Mengiringi bacaan dengan Doa Tadarus Al-Quran memperkuat hubungan spiritual antara hamba dan Rabb-nya. Setiap ayat yang dibaca di bulan suci akan menjadi cahaya dalam kehidupan dunia dan akhirat.
Ramadhan adalah bulan Al-Quran. Membaca dan mentadabburi ayat suci merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Agar bacaan membawa manfaat lahir dan batin, umat Islam dianjurkan membaca Doa Tadarus Al-Quran sebelum dan sesudah membaca.
Dengan adab yang benar, niat yang tulus, serta doa yang khusyuk, setiap huruf yang dilafalkan akan menjadi pahala berlipat ganda dan sumber keberkahan dalam kehidupan. @desi
Baca Juga: