VISI.NEWS | GARUT – Dokter spesialis kandungan bernama M Syafril Firdaus (MSF), yang tengah diselidiki atas dugaan pelecehan seksual terhadap pasiennya, mengaku baru melakukan tindakan tersebut sebanyak empat kali. Pengakuan ini muncul dalam pemeriksaan awal yang dilakukan oleh penyidik Polres Garut.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku hanya mengakui sekitar empat kali dari hasil pemeriksaan sementara, namun kita masih mendalami,” kata Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, Kamis (17/4/2025).
Fajar mengatakan bahwa pengakuan pelaku masih bersifat sementara. Penyidik masih melakukan pendalaman dan membuka kemungkinan adanya korban lain, baik dari tempat praktik maupun di luar fasilitas kesehatan.
“Kita masih mendalami tentu dengan berjalannya waktu dan nanti korban-korban yang akan melaporkan akan memeriksa kembali, berapa korban yang mendapatkan kekerasan seksual ini, baik di fasilitas kesehatan maupun di luar,” ujar Fajar.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, mengimbau masyarakat serta para pegiat media sosial untuk menjaga kerahasiaan identitas korban. Ia juga menegaskan pentingnya mendukung jalannya proses hukum.
Menurut Hendra, pihak kepolisian mendapat informasi bahwa beberapa konten kreator menerima laporan langsung dari korban melalui pesan pribadi. Namun, saat polisi mencoba menghubungi para kreator tersebut, belum ada tanggapan yang diberikan.
“Kami telah lakukan komunikasi dengan DM (direct messages), tapi sampai saat ini yang telah konfirmasi kepada YouTuber, pemilik channel-nya belum ada timbal balik pada kami,” ungkapnya. @ffr