VISI.NEWS|BANDUNG -Atalanta harus menelan pil pahit di kandang sendiri setelah kalah 2-3 dari Athletic Club pada matchday 7 Liga Champions 2025/2026 di Gewiss Stadium, Bergamo, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. Laga ini berubah menjadi tragedi bagi tuan rumah, yang sempat mengontrol permainan namun gagal menjaga keunggulan hingga akhir.
Sejak awal pertandingan, Atalanta tampil agresif dan menekan melalui sisi sayap. Gol pembuka Gianluca Scamacca pada menit ke-16 mempertegas dominasi tersebut. Sundulannya memanfaatkan umpan silang Nicola Zalewski membawa publik Bergamo dalam euforia.
“Kami memulai pertandingan dengan cara yang tepat dan melakukan hampir semua hal dengan baik di babak pertama,” ujar Gianluca Scamacca. “Itu yang membuat hasil akhir terasa sangat menyakitkan.”
Keunggulan Atalanta sejatinya bisa bertambah. Beberapa peluang emas hadir, termasuk dua gol yang dianulir karena offside serta sundulan Charles De Ketelaere yang membentur tiang. Namun kegagalan memanfaatkan momentum menjadi titik balik yang menentukan.
Di babak kedua, Athletic tampil lebih berani dan efektif. Gol penyeimbang Gorka Guruzeta pada menit ke-58 mengubah dinamika pertandingan. Tekanan pun beralih ke kubu tuan rumah.
“Kami tahu Atalanta akan memberi ruang jika terus menekan,” kata Robert Navarro. “Kami hanya menunggu momen yang tepat untuk menyerang.”
Momentum sepenuhnya berpihak kepada Athletic setelah Nico Serrano mencetak gol kedua pada menit ke-70, disusul gol Robert Navarro empat menit berselang. Dua serangan cepat itu meruntuhkan kepercayaan diri Atalanta, yang sebelumnya tampil dominan dalam penguasaan bola.
“Kami terlalu menghukum diri sendiri,” ucap Marten de Roon. “Menguasai bola tidak ada artinya jika kami kehilangan fokus di momen krusial.”
Atalanta sempat memperkecil ketertinggalan lewat Nikola Krstovic di menit ke-88, namun kebangkitan terlambat tersebut tidak cukup untuk menghindarkan kekalahan. Peluit akhir memastikan Athletic membawa pulang tiga poin penting dari Bergamo.
Hasil ini membuat Atalanta turun ke peringkat ke-13 klasemen sementara, sementara Athletic menjaga asa lolos dengan naik ke posisi ke-23. Malam di Gewiss Stadium pun dikenang sebagai pertandingan yang dikuasai Atalanta, tetapi dimenangkan Athletic dengan efektivitas.@fajar