Search
Close this search box.

Donasi untuk Korban Bencana Sumatra Tembus Rp9,4 Miliar, Ferry Irwandi Prioritaskan Daerah Terisolasi

Ferry Irwandi./instagram/@

Bagikan :

VISINEWS | BANDUNG – Penggalangan dana untuk korban banjir dan longsor di Sumatra yang digelar kreator konten Ferry Irwandi mencatat perkembangan signifikan hingga Selasa (2/12/2025) pukul 12.00 WIB. Dalam waktu kurang dari 24 jam, donasi yang terkumpul telah mencapai Rp9,4 miliar, melibatkan lebih dari 80.000 donatur melalui platform Kitabisa.

Open donasi bertajuk “Solidaritas Bantu Korban di Sumatera” itu mulai dibuka Ferry pada Senin (1/12/2025). Lonjakan kontribusi publik mulai terlihat sejak menit-menit awal siaran langsung yang dilakukan pria 33 tahun tersebut. Hanya dalam tiga jam pertama, nilai donasi bahkan melesat hingga Rp5 miliar, dengan nominal donasi terbesar tercatat mencapai Rp493 juta.

Dalam halaman penggalangan dana, Ferry menjelaskan bahwa situasi di Sumatra membutuhkan penanganan cepat. “Curah hujan ekstrem berhari-hari memicu banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah. Banyak daerah yang sulit dijangkau,” tulisnya.

Di tengah siaran langsung, Ferry tampak beberapa kali berkomunikasi dengan relawan dan warga di lokasi terdampak untuk memastikan kebutuhan mendesak. Ia menegaskan bahwa seluruh donasi akan didistribusikan secara terarah.

“Terima kasih untuk semua orang yang sudah ikut membantu. Angka ini tidak pernah kami bayangkan sebelumnya,” ujar Ferry. Ia menambahkan bahwa prioritas utama adalah daerah-daerah yang terputus aksesnya. “Selama pengumpulan masih dibuka, kami akan terus menyalurkan bantuan. Fokusnya adalah wilayah yang sampai sekarang belum tersentuh bantuan.”

Ferry memastikan bahwa seluruh proses distribusi akan diawasi secara ketat. “Kami ingin memastikan setiap rupiah benar-benar sampai ke warga yang membutuhkan. Transparansi itu penting,” katanya.

Bersamaan dengan tingginya dukungan publik, situasi di lapangan menunjukkan skala bencana yang besar. Data Pemerintah Provinsi Aceh per Selasa (2/12/2025) pukul 10.54 WIB menyebutkan:

  • 229 kecamatan terdampak

  • 1.438.027 jiwa terdampak

  • 226 orang hilang

  • 176 orang meninggal dunia

  • 828 titik pengungsian

Baca Juga :  Libur Nataru, Pelaku Usaha Pariwisata di Sukabumi Diminta Jaga Kewajaran Harga

Sementara itu, BNPB merilis data gabungan untuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara:

  • 631 jiwa meninggal dunia

  • 472 jiwa hilang

  • 2.600 luka-luka

  • 3,3 juta warga terdampak

  • 1 juta jiwa mengungsi

  • 50 kabupaten terdampak

Di Sumatra Barat, jumlah warga meninggal mencapai 165 orang, disusul 114 warga hilang. Sebanyak 219.200 warga terdampak, dengan lebih dari 41.800 orang mengungsi. Kerusakan infrastruktur meliputi 877 rumah rusak berat dan 55 jembatan rusak.

Sedangkan di Sumatra Utara, tercatat 293 korban jiwa, 154 orang hilang, serta 1,7 juta warga terdampak dengan lebih dari 540.000 pengungsi.

Penggalangan dana Ferry Irwandi dijadwalkan berlangsung hingga akhir Desember 2025, namun jumlah donasi yang terus meningkat menunjukkan antusiasme publik dalam membantu pemulihan wilayah terdampak bencana. @kanaya

Baca Berita Menarik Lainnya :