Search
Close this search box.

DPR Dukung Pemerintah, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Jadi Prioritas

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyatakan dukungannya terhadap keputusan pemerintah yang menegaskan bahwa kebijakan efisiensi energi tidak akan mengganggu proses pembelajaran di sekolah. Pembelajaran tatap muka tetap menjadi prioritas utama dalam sistem pendidikan nasional.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menilai bahwa pembelajaran tatap muka memiliki keunggulan dibandingkan metode pembelajaran jarak jauh. Menurutnya, interaksi langsung antara guru dan siswa sangat penting dalam menjaga kualitas pendidikan, termasuk dalam pelaksanaan kegiatan praktikum yang tidak dapat tergantikan secara daring.

“Pembelajaran tatap muka harus tetap menjadi prioritas karena lebih efektif dan mampu menjaga kualitas interaksi pembelajaran,” ujarnya.

Hetifah juga menambahkan bahwa penerapan sistem zonasi yang telah berjalan selama ini membuat mayoritas siswa bersekolah di lokasi yang relatif dekat dengan tempat tinggal mereka. Hal ini dinilai mampu meminimalkan dampak terhadap konsumsi energi, khususnya dari sektor transportasi.

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa penerapan pembelajaran dari rumah secara luas memiliki sejumlah tantangan. Di antaranya adalah risiko penurunan capaian belajar (learning loss), keterbatasan interaksi antara guru dan siswa, serta potensi meningkatnya kesenjangan akses pendidikan akibat perbedaan fasilitas dan pendampingan di rumah.

Selain itu, aspek sosial dan emosional peserta didik juga dinilai dapat terdampak apabila pembelajaran jarak jauh diterapkan dalam jangka panjang. Minimnya interaksi sosial dinilai dapat memengaruhi proses pembentukan karakter siswa.

Meski demikian, DPR memandang pembelajaran jarak jauh tetap dapat dimanfaatkan secara fleksibel dalam kondisi tertentu. Misalnya saat terjadi bencana alam, gangguan akses sementara, atau di wilayah terpencil yang mengalami keterbatasan tenaga pendidik. Dalam situasi tersebut, metode pembelajaran jarak jauh dapat menjadi solusi agar proses pendidikan tetap berjalan.

Baca Juga :  Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Sabtu 11 April 2026

Lebih lanjut, Hetifah mengimbau pemerintah daerah untuk tetap melanjutkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka pasca libur Idul Fitri sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan. Ia juga mendorong adanya peningkatan kualitas pembelajaran serta penguatan dukungan bagi tenaga pendidik.

Selain itu, pemerintah daerah diharapkan memastikan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi seluruh peserta didik, sehingga proses pendidikan dapat berlangsung optimal tanpa hambatan.

Baca Berita Menarik Lainnya :